Nokia 6.1 Plus Media Fun Day “Berkreasi dan Bergembira dengan Nokia”

10 Oktober 2018 lalu Nokia mengundang beberapa media gadget dan teknologi untuk bergembira sekaligus mencoba fitur-fitur yang ada di Nokia 6.1 Plus. Acara sehari semalam ini diisi dengan pemaparan dari Nokia terkait produk dan strategi bisnisnya di Indonesia untuk beberapa waktu kedepan. Bahkan perwakilan dari Qualcomm juga hadir memaparkan beberapa produk dan teknologinya yang bakal diadopsi oleh Nokia dan juga ponsel lainnya. Secara garis besar Nokia berkomitmen untuk mengembangkan pasarnya di Indonesia dengan tetap menggunakan pure Android serta menjamin pembaruan OS hingga 2 pembaruan.

Acara yang diadakan di R Hotel Rancamaya, Bogor ini, seluruh perwakilan media dibagi menjadi beberapa kelompok dan dibekali dengan ponsel Nokia 6.1 Plus. Setiap kmlompok diminta untuk membuat konten memanfaatkan fitur bothie yang ada di ponsel Nokia 6.1 Plus. Setiap kmlompok diberikan waktu sejak siang hingga sore untuk membuat konten menarik dan akan dipresentasikan pada saat makan malam. Para peserta nampak memaksimalkan fitur bothie yang memungkinkan untuk merekam video dengan menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan.

Fitur bothie ini membuat video layaknya blogger menjadi lebih menarik karena tetap bisa menampilkan wajah kita sambil merekam video melalui kamera belakang. Dengan fitur ini vlogger tetap bisa berinteraksi dengan pemirsa tanpa harus berganti-ganti kamera. Sehingga ekspresi kita dapat terlihat saat menjelaskan video yang sedang kita buat. Hasil rekaman video dari kamera depan maupun belakang cukup baik walau dalam keadaan mendung. Belum lagi video yang kita buat bisa digabung dengan efek-efek lucu.

Usai membuat konten video dengan menggunakan fitur bothie, video yang direkam dalam beberapa pengambilan kami edit dengan aplikasi video editie juga di ponsel Nokia 6.1 plus. Menggunakan RAM sebesar 4GB dengan Snapdragon 660 membuat acara “ngedit” video menjadi lancar. Kinerja Nokia 6.1 Plus sangat mantab sehingga proses editing dapat diselesaikan dalam waktu hanya satu jam saja. Proses editing memang cepat yang bikin lama adalah argumentasi dari para peserta dalam kelompok yang ingin memberikan ide terkait visualnya. Sehingga penentuan efek yang digunakan, musik serta copy writenya lebih lama dari pada proses editingnya.

Malam menjelang dan seluruh kelompok berkumpul untuk makan malam lalu diisi oleh pemaparan dari pihak Nokia dan Qualcomm. Dan puncaknya adalah pemutaran video yang sudah dibuat serta penampilan dari masing-masing kelompok. Hasilnya malam itu diisi oleh suara tawa untuk video-video yang lucu serta senyum aneh untuk video-video yang garing segaring kerupuk. Akhirnya tim “creative” yang membuat video dengan tema seberapa greget lu mampu menarik perhatian semua penonton dan juri sehingga keluar sebagai pemenang. Sang pemenang akhirnya bisa tidur pulas dengan membawa pulang Nokia 6.1 Plus.

Terima kasih Nokia untuk sehari semalamnya yang membuat kami semua akrab dan semoga dapat diselenggarakan lagi tahun depan.