HUAWEI Mate X – Smartphone Lipat Futuristis Berteknologi 5G

Akhirnya, smartphone lipat dari Huawei Consumer Business Group (CBG) diluncurkan pada ajang MWC Barcelona 2019 dan smartphone lipat tersebut bernama HUAWEI Mate X. Perangkat 2-in-1 ini memiliki layar berukuran 6.6 inci saat dalam keadaan dilipat namun saat dibuka, perangkat ini berubah menjadi tablet dengan ukuran layar seluas 8 inci dan ketebalannya hanya 5.4mm.

Untuk daya tahan yang tinggi pada teknologi layar lipat yang diusungnya, HUAWEI menggunakan panel OLED dengan fleksibilitas tinggi dan engsel mekanik Falcon Wing yang mendukung gerakan, menyeimbangkan estetika dan teknologi. Transisi dari mode smartphone ke tablet sangat mulus dengan layar yang terbentang sangat rata saat lipatan layar dibuka. Begitu juga saat perangkat dilipat kembali, kedua bagian layar terpadu pas dengan bingkai.

Richard Yu, CEO Huawei CBG, mengatakan, “Bentuk revolusioner HUAWEI Mate X dicapai oleh upaya tiada henti Huawei dalam R&D kami. Inovasi ini mewakili perjalanan ke tempat yang belum dipetakan sebelumnya. Sebagai generasi baru smartphone masa kini, HUAWEI Mate X menggabungkan teknologi jaringan 5G, layar yang dapat dilipat, AI dan mode antarmuka yang sama sekali baru untuk memberi konsumen pengalaman pengguna yang belum pernah terjadi sebelumnya. HUAWEI Mate X akan menjadi kunci pertama bagi konsumen untuk membuka pintu menuju kehidupan cerdas 5G.”

Layarnya yang lebar tentunya sangat mendukung berbagai aktivitas yang biasa dilakukan di smartphone, seperti menonton video atau film, bermain game, mengedit dokumen hingga membaca berbagai artikel di internet. Melampirkan gambar ke email juga dapat dilakukan dengan cara menyeretnya langsung dari galeri foto ke email dalam mode layar terbagi.

Di sektor kamera, HUAWEI Mate X dibekali kamera dengan lensa besutan Leica yang mendukung fitur imaging tercanggih saat ini dan karena HUAWEI Mate X mengusung desain layar lipat, sistem pada kamera akan memungkinkan kamera untuk beralih menjadi kamera depan atau belakang. Saat dilipat, HUAWEI Mate X menunjukkan pencari tampilan di kedua sisi, sehingga bahkan subjek dalam bingkai dapat berkontribusi pada proses kreatif. Untuk menyalakan perangkat, HUAWEI menerapkan Tombol Daya Sidik Jari terintegrasi sehingga hanya butuh satu ketukan saja untuk menyalakan perangkat.

Selain mengusung teknologi Falcon Wing Mechanical Hinge, HUAWEI Mate X juga dipersenjatai chipset modem multi-mode 7nm Balong 5000 yang dipadukan dengan Kirin 980 serta batere 4500mAh yang mendukung HUAWEI SuperCharge 55W. Baterenya dirancang khusus agar bisa dibenamkan ke dalam perangkat tipis ini dan dibekali teknologi AI serta pengisian daya cepat yang mampu mengisi daya hingga 85 persen hanya dalam waktu 30 menit saja.

Selain teknologi layar lipatnya, HUAWEI Mate X juga dibekali teknologi kecepatan unduh 5G pertama di dunia, tepatnya 4.6Gps pada band Sub-6GHz (teoritis). Penggunaan chipset modem multi-mode 7nm Balong 5000 merupakan yang pertama di dunia dan sudah mendukung arsitektur SA dan NSA sehingga peningkatan perangkat tidak diperlukan untuk dapat terus menikmati konektivitas 5G. Fitur dual SIM di perangkat lipat ini mendukung 4G dan 5G.

Akhirnya, perangkat futuristis yang dahulu hanya bisa dilihat dalam film fiksi ilmiah pun benar-benar hadir di dunia nyata dalam wujud HUAWEI Mate X dengan warna Interstellar Blue. Rencananya, HUAWEI Mate X akan dibanderol seharga 2.299 Euro atau sekitar Rp 36 juta.