XL Axiata Kembali Jual Menaranya Kepada Protelindo

XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menjual menaranya.  Hal ini terlihat dari pengumumam resmi yang dikeluarkan oleh XL Axiata melalui rilis resminya yang diterima redaksi.  XL Axiata mengumumkan pemenang tender penjualan menara miliknya sebanyak 2.782 unit dan penyewaan kembali lahan milik XL Axiata dimana sebagian menara berlokasi senilai total Rp 4.050.255.163.200. Ada dua perusahaan yang memenangkan tender ini, yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Centratama Menara Indonesia (CMI). Penandatanganan perjanjian jual beli untuk transaksi ini telah dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Februari 2020, setelah sebelumnya telah melalui proses eAuction yang dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2020.

Protelindo memenangkan tender akuisasi atas 1.728 unit menara dan CMI memenangkan tender akuisisi atas 1.054 unit menara.  Penjualan menara milik XL Axiata ini merupakan kali kedua setelah pada 2016 lalu XLAxiata menjual 2.500 menara telekomunikasi, dengan nilai pembelian Rp. 3.568.000.000.000 (tiga triliun lima ratus enam puluh delapan miliar Rupiah) juga kepada Protelindo.  Penjualan menara senilai lebih dari Rp 4 triliun ini dapat digunakan oleh XL untuk menambah modal usaha.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, “Setelah selesainya transaksi ini maka kami akan bisa lebih fokus pada core business di bidang penyediaan layanan seluler dan mobile internet, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan dan masyarakat. Kami juga optimis, transaksi ini juga akan berdampak positif pada optimalisasi dan peningkatan efektivitas terhadap biaya operasional serta biaya sarana dan prasarana pendukung.”

Dian menambahkan, penting bagi kami untuk mendapatkan harga penyewaan kembali yang lebih rendah/kompetitif atas menara yang dijual agar dapat lebih menjamin pengelolaan neraca keuangan yang lebih kuat termasuk tercapainya profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang yang lebih berkesinambungan. Selain itu, transaksi ini juga akan bisa mendukung XL Axiata dalam memperkuat struktur permodalan, meskipun saat ini XL Axiata juga telah memiliki neraca keuangan yang stabil dan kuat untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi perusahaan”.