Menkominfo Pastikan Infrastruktur TIK Siap Saat PON XX Digelar

Dalam setiap penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) masalah infrestruktur selalu menjadi perhatian utama.  Tak hanya infrastruktur pertandingan namun juga Telekomunikasi karena seluruh masyarakat Indonesia memantau PON.  Kini tak hanya televisi namun media sosial maupun seluruh jaringan internet juga digunakan untuk menyiarkan PON yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-20 di Papua.

Guna memastikan penyelenggaraan PON XX Papua lancar, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, pada 23 September 2021 melakukan kunjungan kerja ke Jayapura. Menteri Johnny melakukan koordinasi langsung di lapangan bersama Gubernur Papua, Lukas Enembe; Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman; Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif; Direktur Utama PT Telkom, Ririek Adriansyah; serta para eselon satu dari Kominfo.

Dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua tersebut Menkominfo menjabarkan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan semua hal untuk mendukung suksesnya perhelatan olahraga multievent terbesar di Tanah Air ini. Bekerja sama dengan berbagai pihak lain, Kementerian Kominfo telah ikut mempersiapkan setidaknya dua hal utama, yaitu dukungan infrastruktur telekomunikasi dan dukungan komunikasi publik.

Kunjungan ke Media Center Cluster yg dihelat oleh Kominfo (Dir IKP) dengan video conference dg Dirut TVRI

 

“Bapak Presiden berpesan agar PON Papua sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi. Dinikmati dan ditonton oleh seluruh rakyat dan di fora internasional,” tutur Menteri Johnny.

“Untuk itu kami menggelar rapat koordinasi yang memantau kesiapan infrastruktur TIK yang sejauh ini menunjukkan bahwa semua sudah siap. Laporan kesiapan ini akan kita buktikan pada penyelenggaraan nanti,” harap Menkominfo.

Direktur BAKTI Kominfo, Anang Latif, merinci bahwa BAKTI Kominfo juga telah membangun infrastruktur BTS 4G dan layanan akses internet gratis di Provinsi Papua dan Papua Barat. Di Provinsi Papua, antara tahun 2015-2020 telah dibangun 213 lokasi BTS 4G dan direncanakan akan dibangun secara massif 4.380 BTS 4G lagi sampai dengan tahun 2022. Sedangkan di Provinsi Papua Barat, antara tahun 2015-2020 telah dibangun 244 lokasi BTS 4G dan direncanakan akan dibangun secara massif 824 BTS 4G lagi sampai dengan tahun 2022.

Start typing and press Enter to search