Connect with us

News

AI Akan Banyak Hadir di Smartphone Low End

Published

on

Adopsi teknologi AI selama ini semakin berkembang dan semakin banyak smartphone yang mengadopsi teknologi ini.  Sejak ngetren pada dua tahun belakangan ini, teknologi AI yang sebelumnya nampak mewah kini memiliki tren menjadi teknologi yang tak lagi eksklusif.  Hal ini terlihat dari semakin banyaknya smartphone yang mengadopsi teknologi ini bahkan hampir disemua segmen dari yang flagship hingga entry level.

Hal ini karena teknologi AI juga seperti teknologi lainnya yang suatu saat akan diturunkan ke segmen yang lebih terjangkau seperti memori.  Jika lima hingga sepuluh tahun lalu memori 3GB pada smartphone sudah cukup besar dan masuk ke segmen menengah dengan penyimpanan hanya 64GB.  Namun kini smartphone entry level sudah menggunakan RAM sebesar 3GB hingga 4GB dengan ruang penyimpanan 64GB hingga 128GB.

Teknologi AI yang kini sedang banyak dikembangkan adalah AI generatif yang merupakan subbidang AI yang berfokus untuk membuat konten baru—termasuk teks, gambar, video, audio, dan kode—dengan pola dan struktur yang sama dengan data yang digunakannya dalam pelatihan.  AI generatif banyak digunakan di industri smartphone karena teknologi ini disukai pengguna smartphone karena selain berguna mempermudah pekerjaan namun juga mnyenangkan.

Teknologi AI di Smartphone Indonesia

Lembaga survey pasar Counterpoint mengungkapkan bahwa Seiring dengan semakin matangnya teknologi GenAI, aksesibilitasnya akan meningkat, bahkan pada smartphone  dengan harga lebih terjangkau. Mulai tahun 2027, segmen smartphone dengan harga US$100–US$199  diperkirakan akan mendorong pertumbuhan lebih lanjut seiring GenAI yang semakin dapat diakses oleh lebih banyak konsumen.

Saat ini memang pengguna AI generatif memang didominasi smartphone kelas atas dengan harga US$800 keatas sekira 44%.  Namun penerapan AI generatif pada smartphone kelas menengah dan juga entry level terus meningkat.  Pada 2024, penerapan AI generatif  pada smartphone entry level hanya 5% namun kini melonjak lebih dari 2 kali lipat hingga 11% termasuk juga smartphone kelas menengah yang meningkat dari 12% menjadi 14%.

Counterpoint memperkirakan pada 2028 adopsi AI generatif pada smartphone entry level akan meningkat tajam hingga sebanyak 23%.  Bahkan untuk segmen entry level dan low end juga akan mengadopsi AI generatif hingga 12% bahkan segmen low end akan tumbuh 1%.  Analisa ini membuat para pengguna smartphone kedepannya akan dapat menikmati teknologi AI lebih mudah dan terjangkau.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *