Connect with us

News

ProArt Terbaru Resmi Masuk Indonesia

Published

on

ASUS terus membanjiri pasar komputer Indonesia dengan produk baru dari semua segmen dan baru saja Asus menghadirkan laptop flagshipnya ASUS ProArt P14 (H7407BA) dan ASUS ProArt P16 (H7607BA).  Laptop yang beberapa waktu lalu sudah resmi tersedia di pasar Global, kini keduanya secara resmi hadir di Indonesia.  Laptop yang ditujukan untuk para kreator profesional yang membutuhan performa tinggi, visual presisi, dan mobilitas. Sebagai laptop Kreator ditenagai NVIDIA RTX Spark™, ASUS ProArt P14 dan P16 menghadirkan performa untuk kebutuhan kreatif dan AI lokal dalam desain yang tetap tipis dan portabel.

ASUS ProArt P14 hadir dalam dua pilihan warna elegan, yaitu Nano Black dan Neo White, yang memberikan kesan profesional sekaligus modern. Laptop ini mengusung desain chassis yang tipis dan ringan, dengan bobot hanya 1,48 kg serta ketebalan 13,9 mm, sehingga sangat nyaman untuk dibawa bepergian dan mendukung mobilitas para kreator yang bekerja di berbagai lokasi.

Sementara itu, ASUS ProArt P16 menawarkan layar yang lebih besar tanpa mengorbankan portabilitas. Perangkat ini hadir dengan desain chassis yang lebih ramping, hanya setebal 12,9 mm, serta bobot sekitar 1,7 kg. Kombinasi desain premium, profil yang tipis, dan bobot yang tetap ringan menjadikan ProArt P16 pilihan ideal bagi profesional kreatif yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat yang tetap mudah dibawa ke mana saja.

Kedua laptop ini dibekali layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED berukuran 14 inci dan 16 inci dengan resolusi hingga 4K serta refresh rate 120Hz, menghadirkan kualitas visual yang sangat tajam, warna yang kaya, dan pergerakan gambar yang lebih mulus. Layar tersebut juga mendukung penggunaan stylus, memungkinkan para kreator untuk menggambar, membuat sketsa, melakukan retouch foto, hingga mengedit konten dengan presisi yang lebih tinggi secara langsung di layar.

Untuk memastikan akurasi warna profesional, ASUS membekali layar ProArt P14 dan ProArt P16 dengan sertifikasi PANTONE Validated serta cakupan warna 100% DCI-P3. Kombinasi ini menjadikan keduanya ideal untuk kebutuhan desain grafis, fotografi, videografi, animasi, hingga pekerjaan color grading yang membutuhkan reproduksi warna yang konsisten dan akurat.

Dari sisi daya tahan, kedua perangkat ini mengandalkan baterai berkapasitas hingga 99,9Wh, yang merupakan salah satu kapasitas terbesar yang dapat dipasang pada sebuah laptop. Kapasitas baterai yang sangat besar tersebut memungkinkan pengguna bekerja lebih lama tanpa harus sering mencari sumber daya, menjadikannya pilihan yang tepat bagi kreator dan profesional yang memiliki mobilitas tinggi serta membutuhkan produktivitas maksimal sepanjang hari.

Dari sisi performa, ASUS ProArt P14 dan ProArt P16 ditenagai superchip terbaru NVIDIA RTX Spark N1X yang dirancang untuk menghadirkan komputasi AI dan grafis kelas workstation dalam form factor laptop yang tipis dan portabel. Chip ini mengintegrasikan 6144-core Blackwell RTX GPU dan 20-core Grace CPU dalam satu platform terpadu, menghadirkan performa tinggi untuk berbagai kebutuhan kreatif modern, mulai dari pengeditan video resolusi tinggi, rendering 3D, desain grafis, pengembangan konten digital, hingga pemrosesan AI generatif.

Keunggulan utama arsitektur terbaru NVIDIA ini terletak pada kemampuannya menggabungkan teknologi NVIDIA AI, grafis RTX, dan sistem unified memory dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, CPU dan GPU dapat mengakses kumpulan memori yang sama secara lebih efisien, sehingga mempercepat alur kerja kreatif, mengurangi latensi transfer data, dan meningkatkan responsivitas aplikasi profesional yang menangani dataset atau file berukuran besar.

Dukungan teknologi RTX berbasis arsitektur Blackwell juga menghadirkan kemampuan ray tracing dan akselerasi AI generasi terbaru yang mampu meningkatkan kinerja berbagai aplikasi kreatif dan produktivitas. Hasilnya, pengguna dapat menikmati proses rendering yang lebih cepat, manipulasi konten yang lebih lancar, serta pengalaman komputasi AI yang lebih optimal dalam perangkat tipis namun tetap tangguh untuk kebutuhan profesional.

Continue Reading