News
Galaxy AI Jadi Pioneer Mobile AI
Memasuki 2026, arah teknologi terutama pada mobile device nampak semakin jelas yaitu pengembangan AI yang semakin masiv. Hal ini terlihat dari ajang CES 2026 lalu yang menunjukkan betapa hampir semua perusahaan teknologi terkemuka dunia memperkenalkan produk dengan teknologi AI yang semakin cerdas.
Salah satu produsen perangkat cerdas asal Korea, Samsung juga terlihat akan semakin gencar mengembangkan teknologi AI. Teknologi yang disebutnya sebagai Galaxy AI bukan lagi menjadi sekadar fitur tambahan, melainkan inti dari pengalaman mobile yang relevan dengan keseharian pengguna. Pendekatan ini diwujudkan melalui pengembangan Galaxy AI yang dirancang untuk mendukung cara pengguna beraktivitas dan berinteraksi dengan perangkat Galaxy dengan lebih natural.
“Bagi kami Galaxy AI adalah manifestasi dari visi untuk memberdayakan setiap pengguna. Ini adalah asisten pribadi yang siap sedia membuat setiap tugas jadi lebih ringan setiap ide lebih mudah terwujud. Sebagai pionir dalam membawa kekuatan AI ke genggaman pengguna. Samsung berkomitmen penuh untuk terus membentuk masa depan mobile. Kami ingin memastikan Galaxy AI terus berkembang selaras dengan setiap cara pengguna berinteraksi dengan perangkatnya, membuat berbagai aktivitas sehari-hari lebih mudah dan intuitif,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Galaxy AI Paling Populer di Asia Tenggara
Galaxy AI yang memulai perjalanannya bersama Galaxy S24 Series di tahun 2024 merupakan fondasi awal AI di ponsel pengguna yang langsung dirancang untuk mengubah cara berkomunikasi dan mencari informasi. Diluncurkan dengan dukungan 13 bahasa dalam hitungan bulan Samsung segera menambahkan Bahasa Indonesia dan berbagai bahasa lain. Hingga akhir 2024 Galaxy AI telah menguasai total 20 bahasa dan memperkaya pengalaman lebih dari 200 juta perangkat di seluruh dunia.
Pengembangan yang tiada henti, Galaxy AI berhasil mendapat respons positif dari pengguna di berbagai belahan dunia. Integrasi AI yang begitu halus dan menyatu dalam pengalaman perangkat Galaxy terbukti sangat relevan membantu pengguna berkomunikasi mengelola informasi dan meningkatkan produktivitas ke level yang lebih tinggi.
Tingginya relevansi tersebut tercermin dari tingkat adopsi Galaxy AI yang terus meningkat. Hingga tahun 2025, terdapat lebih dari 400 juta pengguna Samsung yang telah menggunakan Galaxy AI secara global. Angka ini menunjukkan bahwa Galaxy AI tidak hanya hadir sebagai inovasi teknologi, tetapi telah menjadi bagian dari keseharian pengguna.

Galaxy AI yang diterapkan pada smartphone flagship Samsung menjadi daya tarik utama penggunanya, seperti pada Galaxy Z Fold 7.