News
Geliat Pasar Proyektor di Indonesia
Selama beberapa tahun, pasar proyektor di Indonesia terus berkembang dengan makin tingginya permintaan terutama untuk enterprise. Hingga kini pasar proyektor Indonesia menunjukkan dinamita yang tinggi dengan dominasi oleh produsen proyektor terbesar di dunia, Epson. Epson menguasai pasar proyektor di Indonesia yang didorong oleh kebutuhan untuk sektor edukasi dan bisnis hingga home entertainment.
Pada 2024 lalu Epson menguasai hingga 60% pangsa pasar proyektoror di Indonesia dan mendapatkan persaingan yang cukup ketat dari produsen proyektor lainnya seperti BenQ, NEC dan bahkan merek lokal yang bermunculan, seiring dengan perkembangan teknologi proyektor yang lebih ringan dan terkoneksi. Kekuatan Epson ada pada sistem produksinya yang sudah sangat mapan di Indonesia karena pabriknya di Cikarang menjadikan Epson satu-satunya produsen proyektor yang memiliki pabrik di Indonesia.
Hal ini memungkinkan Epson untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan menjadi pilihan utama pemerintah dalam pengadaan proyektor untuk lembaga pemerintahan. Proyektor Epson juga banyak dipakai di sekolah-sekolah negeri maupun swasta di Indonesia karena kandungan TKDN yang tinggi. TKDN yang tinggi menunjukkan dukungan pemerintah dan komitmen produsen untuk pasar domestik.
Proyektor Epson Pemenang Penghargaan
Tingginya permintaan proyektor di Indonesia karena kebutuhan multifungsi mulai dari kebutuhan formal hingga home entertainment (bioskop rumahan), terutama proyektor smart dan laser. Kini banyak proyektor yang memiliki desain kompak, mudah dibawa, dan juga pintar. Para produsen juga banyak menawarkan proyektor yang tak hanya ringan namun juga resolusi tinggi (4K), kecerahan lebih baik, daya tahan lebih lama (laser), dan konektivitas lebih mudah.
Selain teknologi, hal yang tak kalas penting adalah harga yang kompetitif, karena harga yang semakin terjangkau menjadi faktor penting pertumbuhan pasar. Kini banyak kita jumpai proyektor mini dengan banderol harga yang sangat terjangkau yang mendorong konsumen untuk membeli proyektor terutama untuk kebutuhan pribadi seperti di rumah kos.
Tahun 2026 pasar proyektor diprediksi akan terus tumbuh seiring dengan permintaan yang terus meningkat dan visualisasi yang semakin baik. Kedepan produsen bakal fokus pada proyektor mini, portable, dan terintegrasi dengan perangkat lain seperti smartphone. Sehingga konsumen di Indonesia tak harus memiliki TV untuk dapat menikmati hiburan visual.

Epson EB-X600, salah satu proyektor dengan TKDN tinggi.