Connect with us

News

AI Percepat Laju Serangan Siber

Published

on

Semakin maju teknologi yang berkembang semakin maju pula tindak kejahatan dan bahaya yang mengancam.  Di era yang serba digital ini, serangan siber merupakan bahaya yang paling nyata dan paling intens meskipun berbagai upaya pencegahan juga terus dilakukan.  Jutaan serangan siber setiap hari mengharuskan kita memiliki cukup sumber daya untuk menangkal semua serangan tersebut.  Pemantauan yang dilakukan oleh beberapa lembaga cukup banyak menghalau serangan siber sekaligus memetakan serangan untuk melakukan tindakan pencegahan.

Salah satu pemantau serangan siber adalah sistem Awanpintar® yang merupakan platform Threat Intelligence nasional yang berdedikasi untuk memetakan, menganalisis, dan menyajikan data ancaman siber secara real-time di Indonesia.  Sistem Awanpintar® berhasil merekam serangan siber harian yang volumenya semakin meningkat.  Berdasarkan pantauan terbaru, lalu lintas serangan saat ini didominasi oleh aktivitas botnet dan automated scanningTerdapat juga tren peningkatan pada credential attack yang secara agresif menargetkan port RDP (Remote Desktop Protocol), VNC, dan SSH.

Lebih lanjut, sistem Awanpintar® mendeteksi bahwa pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) oleh pihak tidak bertanggung jawab telah membuat laju serangan menjadi semakin cepat, terutama dalam mengeksploitasi celah kerentanan baru seperti CVE-2026-xxxxx. Hal ini menegaskan betapa krusialnya peran praktisi IT saat ini dalam melakukan penambalan (patching) dan mitigasi secara proaktif.  Merespons lanskap ancaman siber yang semakin kompleks dan dinamis, Awanpintar® resmi meluncurkan pembaruan komprehensif pada platform peta ancaman digitalnya (digital attack map) pada 23 Juli 2026.

Menurut Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group, secara garis besar Awanpintar versi terbaru dirancang untuk menjadi jauh lebih informatif dan komprehensif.  Yudi juga mengungkapkan bahwa dari dasbor intelijen ini, praktisi IT dan CISO dapat langsung memahami anomali yang sedang terjadi, menentukan prioritas penanganan, dan merumuskan langkah mitigasi—mulai dari deteksi, analisis, pencegahan, hingga filtrasi—secara lebih cepat dan berbasis data.

Objektif utama dari peluncuran versi terbaru ini adalah menghadirkan alat bantu kerja yang bermanfaat secara nyata bagi para profesional keamanan siber. Awanpintar® berharap platform ini tidak hanya mengedukasi publik terkait situasi keamanan siber nasional, tetapi juga mendorong kolaborasi yang lebih erat di antara para praktisi IT.  Versi terbaru ini menghadirkan transformasi visual dengan opsi 2D dan 3D, serta dilengkapi metrik Threat Intelligence mendalam yang dirancang khusus untuk memfasilitasi praktisi IT, System Administrator, dan tim SOC (Security Operations Center) di Indonesia.

Serangan siber yang  semakin cepat, kompleks dan dinamis ini menjadi peringatan bagi kita untuk selalu waspada pada dampak serangan siber di Indonesia dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan.  Bagi perusahaan yang menggunakan teknologi digital, menggunakan jasa perusahaan keamanan siber adalah sebuah kebutuhan.  Salah satunya adalah  ESET yang merupakan perusahaan keamanan siber global yang terkenal dengan produk antivirus dan solusi keamanan internet yang ringan, cepat, dan efektif. Di Indonesia, ESET banyak digunakan baik oleh pengguna pribadi maupun perusahaan karena perlindungan real-time terhadap malware, ransomware, spyware, dan phishing.

Continue Reading