Electric Vehicle
Mimpi Mobil Listrik Nasional Bakal Jadi Kenyataan
Keputusan BYD untuk membangun fasilitas manufaktur di Indonesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam melihat potensi besar Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri kendaraan energi baru di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini mencerminkan keyakinan BYD terhadap prospek Indonesia dalam mengembangkan ekosistem mobilitas berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi negara sebagai pemain penting dalam rantai nilai global.
Perkembangan tersebut juga berjalan seiring dengan arah kebijakan Pemerintah Indonesia yang tengah mendorong percepatan transisi energi serta implementasi mobilitas hijau. Dengan dukungan pemerintah terhadap pengembangan teknologi ramah lingkungan, kehadiran BYD di Indonesia diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sektor swasta dan kebijakan nasional, sehingga tercipta fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan industri kendaraan energi baru yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.
Apa yang dilakukan oleh BYD dan beberapa pabrikan yang membuka pabriknya di Indonesia tak lepas dari meningkatnya pangsa kendaraan energi baru di Indonesia yang meningkat dari sekitar 1% pada 2022 menjadi 23% pada Juli 2026. Hal ini mencerminkan semakin cepatnya adopsi teknologi elektrifikasi di Indonesia. Pertumbuhan ini sekaligus memperkuat landasan bagi pengembangan kapasitas produksi dan industri pendukung kendaraan energi baru di dalam negeri.
Bagi BYD, penerimaan pasar yang positif menjadi bagian penting dari perjalanan menuju produksi lokal di Indonesia. Secara bertahap, BYD terus membangun fondasi bisnis dan ekosistemnya di tanah air, dengan fokus pada perluasan basis konsumen sekaligus pengembangan jaringan penjualan dan layanan di berbagai wilayah. Sejak resmi memasuki pasar pada Januari 2024, BYD telah menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Periode Januari hingga Juli 2026 mencatat penjualan sebanyak 32.800 unit, dengan pangsa pasar sekitar 35%, menjadikan BYD salah satu pemain utama dalam industri kendaraan energi baru di Indonesia.
Hingga saat ini, BYD telah mengirimkan lebih dari 100.000 kendaraan energi baru kepada konsumen Indonesia. Pencapaian tersebut didukung oleh ekspansi jaringan penjualan dan layanan yang kini telah hadir di lebih dari 100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menegaskan komitmen BYD untuk menghadirkan produk dan layanan yang berkualitas, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam mendukung transisi menuju mobilitas hijau dan berkelanjutan di Indonesia.
Selain kendaraan listrik berbasis baterai (EV), BYD juga memperluas pilihan teknologi elektrifikasi melalui pengenalan Dual Mode (DM) pada Mei 2026. Kehadiran teknologi DM melengkapi strategi EV + DM BYD di Indonesia, memberikan pilihan mobilitas elektrifikasi yang lebih beragam sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik konsumen. Dengan pilihan teknologi elektrifikasi yang semakin lengkap, BYD memimpin penjualan kendaraan energi baru di Indonesia, dengan BYD M6 DM mencatatkan kontribusi terbesar di segmen DM selama tiga bulan berturut-turut.

Pembangunan pabrik kendaraan listrik di Indonesia menjadi pintu masuk hadirnya mobil listrik Nasional.