Connect with us

Game

Bendy’s Nightmare Run

Published

on

Dulu sempat ada beberapa game endless runner yang menawarkan sudut pandang unik dengan membalik perspektif kamera. Jika biasanya karakter berlari menjauhi pemain dengan kamera berada di belakang punggung karakter, kali ini kamera justru ditempatkan di depan karakter sehingga pemain melihat tokoh utama berlari ke arah layar sambil menghindari berbagai ancaman yang datang dari belakang. Konsep tersebut diadopsi oleh Bendy’s Nightmare Run, namun game ini tidak berhenti hanya pada mekanisme berlari tanpa akhir. Pengembang menambahkan berbagai elemen aksi yang membuat permainan terasa lebih menantang dan jauh lebih sibuk dibanding kebanyakan game endless runner lainnya.

Dalam permainan ini, Gadgetarian akan mengendalikan karakter utama, Bendy, yang sedang berusaha melarikan diri dari monster-monster raksasa yang terus mengejarnya. Apabila pada game sejenis pemain biasanya hanya fokus melakukan gerakan dasar seperti berpindah jalur ke kanan atau kiri, melompat, serta melakukan slide atau hentakan ke bawah untuk menghindari rintangan, Bendy’s Nightmare Run menghadirkan tantangan tambahan berupa mekanisme menyerang musuh menggunakan berbagai senjata yang bisa ditemukan di sepanjang lintasan. Sekilas terlihat sederhana, tetapi saat dimainkan ternyata membutuhkan konsentrasi dan refleks yang cukup tinggi.

Untuk menyerang musuh, Gadgetarian harus memperhatikan posisi target terlebih dahulu. Jika musuh berada di jalur kanan, maka Bendy juga harus berpindah ke jalur kanan sebelum bisa melancarkan serangan. Hal yang sama berlaku ketika musuh berada di jalur tengah atau kiri. Tantangan menjadi lebih kompleks ketika menghadapi musuh yang melayang atau terbang di udara. Dalam situasi tersebut, Gadgetarian harus melompat terlebih dahulu agar posisi tembakan sejajar dengan musuh, lalu tetap memastikan berada di jalur yang tepat agar serangan dapat mengenai target dengan efektif.

Kesulitan permainan tidak hanya datang dari banyaknya rintangan yang tersebar di lintasan, tetapi juga dari pola serangan monster yang terus berubah. Ada kalanya musuh berada tepat di jalur yang sama dengan pemain sehingga harus segera diserang. Namun di saat bersamaan, senjata yang dibutuhkan justru muncul di jalur berbeda. Kondisi seperti ini memaksa Gadgetarian untuk bergerak cepat berpindah lajur, menghindari proyektil atau serangan lawan, sekaligus mengambil senjata yang tersedia agar bisa memberikan serangan balasan. Kombinasi antara berlari, menghindar, mengumpulkan item, dan menyerang musuh inilah yang membuat setiap sesi permainan terasa menegangkan dan tidak monoton.

Setiap episode dalam Bendy’s Nightmare Run terdiri dari beberapa stage yang memerlukan tiket untuk dimainkan. Tiket tersebut dapat diperoleh melalui permainan atau berbagai hadiah yang tersedia di dalam game. Selain itu, pemain juga dapat membuka karakter-karakter lain dengan kemampuan dan tampilan berbeda, mengoleksi beragam kostum unik, serta membeli berbagai power-up yang dapat membantu menghadapi tantangan yang semakin sulit. Kehadiran sistem progresi ini memberikan alasan tambahan bagi pemain untuk terus bermain dan mengumpulkan berbagai item yang tersedia.

Secara keseluruhan, meskipun Bendy’s Nightmare Run tidak menghadirkan konsep yang benar-benar baru di genre endless runner, kombinasi perspektif kamera yang berbeda, mekanisme menembak, desain karakter bergaya kartun klasik, serta tempo permainan yang cepat membuatnya tetap terasa segar dan menghibur. Bagi Gadgetarian yang mencari game endless runner dengan tantangan lebih kompleks dibanding sekadar berlari dan menghindar, Bendy’s Nightmare Run masih menjadi pilihan yang cukup seru untuk dimainkan dalam waktu senggang

GRATIS

(Apple App Store, Google Play)

Link:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.jds.bnr

Continue Reading