Coffee Break
Masyarakat Butuh Antivirus Yang Mudah Digunakan
Seiring dengan semakin baiknya layanan internet di Indonesia termasuk seluler yang kini sudah semakin banyak menggunakan teknologi 5G, kini semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan internet. Penggunaan internet kini semakin luas apalagi dengan semakin terjangkaunya harga perangkat smartphone di Indonesia dan dunia. Tak heran jika kini kita dengan mudah menemukan anak SD sedang bermain dengan smartphonenya atau ibu-ibu di pedesaan yang sedang asik menjelajah media sosial.
Celakanya sangat banyak para pengguna internet yang menggunakan smartphone tidak sadar akan bahaya yang mengancam melalui saluran digital. Bahaya kecanduan gadget hingga judi online sering menjadi bahaya yang justru mereka undang, belum lagi penipuan yang menggiurkan. Hal ini karena kejahatan digital tak pandang bulu dalam membidik mangsanya baik yang kaya hingga yang hidupnya pas-pasan. Semua itu berawal dari keamanan digital yang lemah dan bahkan tak dipedulikan oleh mereka yang menggunakan smartphone.
Saat berinteraksi dengan masyarakat pengguna smartphone, kami mendapati kenyataan bahwa masyarakat abai dengan keamanan digital. Alasannya sederhana, mereka tak merasa terancam dengan apa yang disebut dengan kejahatan digital. Seorang kawan yang juga pekerja kantoran yang tinggal di wilayah Depok, Jawa Barat bahkan mempersilakan siapapun mengambil data pribadinya karena ia menganggap tak penting. Padahan pencurian data pribadi bisa menumbuhkan kasus penipuan secara online, dan kini sudah semakin banyak saja korbannya. Apakah Gadgetarian juga demikian? Semoga tidak ya.
Ketidak pedulian masyarakat terhadap keamanan digital seharusnya menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar sadar dan peduli dengan keamanan digital. Literasi keamanan digital di Indonesia terus berkembang, namun masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber dan perlindungan data pribadi. Pemerintah, lembaga swasta, dan komunitas digital kini aktif mengedukasi publik agar lebih cakap, aman, dan etis dalam beraktivitas di ruang digital.
Meski sudah cukup banyak masyarakat yang mengetahui pentingnya penggunaan antivirus ataupun solusi keamanan internet, namun baru ada satu orang dari tiga orang yang menggunakannya. Ada banyak faktor yang membuat masyarakat kita malas menggunakan antivirus dan survei menunjukkan banyak orang bahkan tidak tahu cara menggunakan aplikasi antivirus. Kini ada cukup banyak penyedia layanan keamanan internet dan antivirus yang memberikan layanan menyeluruh yang tidak membuat pusing, salah satunya adalah ESET.
ESET adalah perusahaan keamanan siber global asal Slovakia yang terkenal dengan produk antivirus dan solusi keamanan internet, seperti ESET NOD32 Antivirus dan ESET Smart Security. Produk mereka digunakan secara luas di Indonesia untuk melindungi perangkat pribadi maupun bisnis dari ancaman malware, ransomware, spyware, dan phishing. ESET memberikan layanan keamanan siber yang lengkap untuk pribadi maupun perusahaan dengan menghilangkan risiko serangan siber hingga 99,9%. Gadgetarian bisa mencobanya.
Dengan demikian edukasi tentang keamanan siber akan lebih bermanfaat jika dibarengi dengan ketersediaan antivirus yang praktis dan mudah digunakan oleh masyarakat selain harga yang terjangkau tentunya. Namun yang terpenting adalah Gadgetarian jangan mudah tergoda dan percaya dengan sesuatu yang muncul di layar smartphone maupun komputer kita.