News
Telkomsel Terus Ciptakan Dampak Bermakna
Kelestarian lingkungan kini menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk korporasi yang juga secara tidak langsung turut menyumbang polusi. Melalui program tanggung jawab sosial (CSR) korporasi kini turut serta dalam menjaga pelestarian lingkungan hidup. Telkomsel merupakan salah satu korporasi besar di bidang telekomunikasi yang juga turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan dalam program CSR nya.
Dalam rangka memperingati hari lingkungan sedunia, Telkomsel menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan. Bagi Telkomsel, sustainability merupakan bagian dari cara perusahaan Melayani Sepenuh Hati, untuk memberdayakan generasi masa depan. Telkomsel menunjukkan bagaimana komitmen penciptaan dampak yang bermakna tersebut telah diterjemahkan ke dalam tiga pilar fokus keberlanjutan perusahaan: Jaga Cita, Jaga Data, Jaga Bumi.
Keberhasilan Telkomsel dalam melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa blank spot merupakan wujud dari pilar Jaga Cita. Telkomsel pun aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital
Telkomsel juga terus berupaya menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan sebagai perwujudan pilar Jaga Data. Telkomsel terus memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.
Dalam hal turut menjaga lingkungan hidup, Telkomsel turut serta dalam meminimalkan jejak karbon dan menjaga operasional layanan tetap hadir saat dibutuhkan. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan energi terbarukan solar panel dan mikrohidro sebagai wujud dari pilar Jaga Bumi. 100% limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta 100% kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkungan.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, “Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun. Kami telah dan akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas dampaknya.”
Sepanjang 2025, Telkomsel mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatan ke pemerintah, shareholders, suppliers di rantai pasok, dan karyawan. Kontribusi ini didukung lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah, yang turut membuka peluang bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis.
- Sisi kiri; Wong Soon Nam; Direktur Planning and Transformation Telkomsel, tengah; Diaz F. M. Hendropriyono; Komisaris Utama Telkomsel, kanan; Nugroho; Direktur Utama Telkomsel. Bertepatan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel melakukan ceremony penanaman pohon sebagai wujud komitmen Telkomsel untuk meminimalkan jejak karbon (5/6).
