News
Acer Kenalkan Gaming Handheld Baru
Masih dari ajang Computex 2026 di Taiwan, Acer mengumumkan gaming handheld Predator Atlas 8 (PA08-I51), memperluas portofolio lini merek Predator. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Intel Arc G3 Extreme terbaru, memberikan terobosan performa dalam dunia handheld dengan efisiensi baterai agar para PC gamer dapat memainkannya di mana saja. Dengan akses penuh ke platform Windows 11 yang dipadukan dengan XBOX Game Pass, Predator Atlas 8 menyediakan akses yang lebih cepat ke game, peralatan sistem, dan pengaturan, menjaga setiap sesi permainan tetap berjalan lancar dengan hambatan yang minim.
Di jantung Predator Atlas 8 tertanam prosesor Intel Arc G-Series, dilengkapi dengan kartu grafis performa tinggi generasi baru yang dirancang untuk mendorong gameplay yang mulus dan kejernihan visual ke dalam rentang daya perangkat genggam. Predator Atlas 8 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 80 Wh yang dipasangkan dengan Intel Endurance Gaming, yang secara cerdas menyeimbangkan frame rate dan penarikan daya guna memungkinkan sesi bermain yang lebih lama di perjalanan tanpa gangguan.
Perangkat ini juga memiliki sistem pendingin kipas ganda pada perangkat ini dirancang untuk menjaga performa berkelanjutan agar tetap terkendali dan sistem ini merupakan yang pertama di perangkat handheld yang terinspirasi dari portofolio laptop Predator. Kipas logam presisi Predator AeroBlade ini memiliki 89 bilah dengan ketebalan hanya 0,1 mm, menghasilkan peningkatan aliran udara hingga 10 persen. Predator Atlas 8 dilengkapi dengan layar sentuh 8 inci dengan resolusi FHD+, kecepatan refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan puncak di 500 nits, dukungan untuk Variable Refresh Rate (VRR), dan rasio aspek 16:10.
Jerry Kao, Chief Operating Officer Acer, mengatakan, “Dengan Predator Atlas 8, kami memadukan filosofi desain Predator dengan kekuatan prosesor Intel Arc G-Series terbaru untuk mengaburkan batas antara performa PC gaming dan perangkat genggam. Mulai dari sistem pendingin Predator AeroBlade, PredatorSense, hingga kontrol pemicu atau trigger adaptif, setiap elemen dari perangkat handheld ini dikurasi untuk memberikan kontrol maksimum kepada para gamer atas pengalaman bermain mereka sendiri, di mana pun mereka memilih untuk bermain.”
