Connect with us

News

Dengan Satelit SATRIA, Internet Akan Merata, Insya Allah Indonesia Sejahtera

Published

on

Ketertinggalan Indonesia dalam hal telekomunikasi diantara negara-negara di kawasan ASEAN membuat pemerintah harus melakukan sesuatu untuk memperbaikinya.  Posisi Indonesia yang berada di urutan 111 dalam hal pembangunan sektor telekomunikasi membuat beberapa pelaku telekomunikasi mengusulkan sesuau kepada pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur telekomunikasi Indonesia.  Dengan segala tantangan dan hambatannya termasuk terkait masalah geografis Indonesia, diperlukan sarana telekomunikasi yang mampu menghubungkan Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan menggunakan satelit.

Pada tahun 2017 menurut Study The Boston Consulting mencatat terdapat 150.000 tempat yang tidak terjangkau internet seperti sekolah, rumah sakit, Pemda, Polsek, dll.  Peningkatan infrastruktur telekomunikasi tentunya bukan untuk mengejar peringkat saja namun lebih dari itu untuk meningkatkan dan menggali potensi ekonomi digital Indonesia.  Belum lagi usaha dalam memberikan kesetaraan layanan internet di daerah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (3T).

Untuk itu diperlukan sebuah satelit untuk menghubungkan indonesia melalui telekomunikasi, dan pada 2023 mendatang diharapkan Satelit SATRIA akan mulai beroperasi dan bakal disusul dengan SATRIA II.  SATRIA merupakan satelit yang sepenuhnya dilakukan oleh swasta yaitu PT Satelit Nusantara Tiga dan pemerintah wajib mengembalikan investasi selama 15 tahun.  Dengan demikian pemerintah tidak mengeluarkan DP namun mencicil untuk kemudia menjadi milik pemerintah.  Hal ini membuat pemerintah tidak ikut menanggung risiko peluncuran dan perawatannya. Dan hingga kini satelit SATRIA I masih dalam pengerjaan kostruksi dan dijadwalkan akan selesi pada 2023 mendatang.

Satelit SATRIA I yang senilai lebih dari Rp 1 Triliun ini memiliki kapasitas 30.375.000 Giga byte sehingga sama dengan 1,14 GB per orang.  Sedangkan konsumsi rata-rata per orang pada 2019 adalah sebesar 5,2 GB sehingga diperlukan satelit SATRIA II pada 2025 mendatang. Namun hal ini belum cukup karena hanya akan memenuhi 2,29 GB per orang.  Terbatasnya kapasitas satelit membuat SATRIA II bakal hadir dengan dua varian yaitu SATRIA IIA dan SATRIA IIB.

Menurut Dirut BAKTI Kominfo Anang Latif, “rencananya pada 2030 mendatang akan hadir satelit SATRIA 3 pada 2030 mendatang sehingga mampu memenuhi kebutuhan hingga 7,25 GB per orang.  Sehingga hal ini juga dapat memberikan perhatian lebih kawasan 3T dengan kapasitas jaringan yang sangat memadai”.  Pada SATRIA 1 akan diperoleh kapasitas 150 Gbps dengan kecepatan 1 Mbps.  Sedangkan pada SATRAI II mendatang akan diperoleh kapasitas 300 Gbps dengan kecepatan 20 Mbps yang rencananya akan diluncurkan pada 2026 mendatang.  Sedangkan SATRIA III akan mengorbit pada 2030 dengan kapasitan 500 Gbps dan kecepatan 30 Mbps per titik lokali.

Menurut pakar satelit dari Mastel, Kanaka mengungkapkan bahwa satelit merupakan sarana yang sanat beresiko dan mahal.  Hal ini karena satelit membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk membuatnya dengan pabrik yang terbatas.  Satelit yang sudah mengudara tidak akan bisa diperbaiki seperti BTS sehingga harus dalam kendisi prima, belum lagi risiko peluncuran.  Namun satelit merupakan sarana telekomunikasi yang memiliki polisi tersendiri sehingga daerah-daerah 3T sangat membutuhkan satelit karena satelit bisa menjangkau daerah yang suit dijangkau seperti daerah 3T.

Betapa seriusnya pemerintah melalui BAKTI untuk membuat semua daerah di Indonesia dapat memperoleh layanan internet dengan baik dengan membangun infrastruktur digital hingga ke peloton.  Hal ini agar semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat baik secara ekonomi maupun non ekonomi dalam menggunakan layanan brosdband.  Karena beberapa sektor penting seperti pendidikan yang akan memperoleh kesempatan belajar yang setara dengan daerah lain.  Serta dapat mengurangi kesenjangan ekonomi karena konektivitas mendorong kewiraswastaan di desa-desa terpencil, dan ujungnya akan membantu mengurangi kesenjangan di Indonesia.

Semoga cita-cita kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud dengan hadirnya infrastruktur telekomunikasi yang mumpuni termasuk melalui sateli SATRIA.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *