Connect with us

Game

Drag Bike Simulator Indonesia

Published

on

Kami selalu kagum dengan developer game Indonesia yang selalu antusias menuangkan kreativitas mereka ke dalam game. Artinya ada banyak bakat dalam negeri yang turut menyumbangkan hasil karya mereka ke dalam toko game digital meski memang tidak semuanya bagus. Contohnya, Drag Bike Simulator Indonesia.

Mengusung tema balapan, game ini sangat sederhana. Kelewat sederhana malah. Tugas Gadgetarian hanya satu, meraih posisi tiga besar supaya bisa lanjut balapan di trek berikutnya. Setiap trek menampilkan ciri khas bangunan Indonesia, mulai dari candi hingga Monumen Nasional. Semuanya dikemas dalam grafis low-poly yang masih terlihat kasar termasuk tampilan motor beserta pengendaranya.

Anehnya, menggunakan grafis seperti itu, beberapa kali kami merasakan game nge-lag, seperti saat berbelok atau ketika dalam layar ada banyak elemen yang muncul. Dengan grafis low-poly sederhana seperti itu, game seharusnya bisa berjalan lancar.

Kekurangan lainnya ada pada tingkat kesulitan. Game ini sama sekali tidak menggunakan hukum fisika. Gak ada tuh yang namanya jatuh ketika menabrak atau menerjang pembatas lintasan. Gadgetarian bahkan kemungkinan tidak akan sering menggunakan tombol rem karena ngegas terus sambil sesekali melepas tombol gas di tikungan saja sudah cukup untuk mengejar pengendara lainnya.

Gadgetarian bisa membuka motor baru dengan menonton iklan video. Aspek utak-atik motor juga sebatas mengganti warna dan desain knalpot saja. Ngomong-ngomong soal iklan, game ini dikit-dikit menampilkan iklan. Kalau nggak mau diganggu iklan, mainin aja secara offline. Lalu, kalau banyak kekurangannya, kenapa masih kami tulis? Karena mengesampingkan kekurangan tadi, game ini sesungguhnya seru.

Dengan kendali simpel, fokus menyalip lawan, dan ketiadaan hukum fisika, kami bisa bebas kebut-kebutan. Fokus kami satu, mencapai tiga besar. Meski harus mengulangi lagi di trek yang sama jika gagal, nggak masalah. Sekalian aja gila-gilaan. Dari situ kami berpikir, game ini sebenarnya memiliki potensi jika mau dikembangkan lebih baik lagi di segala aspek. Mendingan Gadgetarian coba sendiri, deh. Masih seru, kok.

GRATIS

(Google Play)

Continue Reading