News
Smartfren Bakal Hidupkan Andromax?
Beberapa tahun yang lalu Smartfren berkibar di pasar smartphone Indonesia dengan brand Andromax sebagai salah satu upaya bagi Smartfren untuk merangkul konsumen kelas bawah. Beberapa smartphone Andromax yang berjalan di jaringan CDMA hingga 4G Smartfren cukup sukses di pasaran yang berkolaborasi dengan beberapa merek smartphone Tiongkok seperti ZTE, Haier hingga HUAWEI. Namun sekira tahun 2018 hingga 2019, Smartfren menghentikan program Andromax ini secara bertahap.
Dikutip dari Kompas, Smartfren menghentikan program dan produksi ponsel Andromax karena fungsi utama Andromax dianggap sudah selesai. Saat Andromax pertama kali hadir, Smartfren masih menggunakan jaringan CDMA dan pilihan perangkat yang kompatibel sangat terbatas. Karena itu, Smartfren membuat ponsel sendiri agar pelanggan dapat menggunakan layanannya dengan mudah. Meski sempat beredar dengan layanan 4G Smartfren, Andromax terus keteteran dengan banyaknya smartphone baru yang sudah mendukung jaringan Smartfren, sehingga Smartfren tidak lagi perlu memproduksi perangkat sendiri.
Kini Smartfren seperti ingin kembali menghadirkan Andromax namun dengan jaringan yang lebih sangar yaitu 5G. Setelah merger dengan XL dan membentuk entitas baru bernama XLSMART, Smartfren kecipratan layanan 5G yang berkualitas. Beberapa hari lalu Smartfren menggandeng produsen smartphone nubia untuk melakukan bundling secara eksklusif melalui produk nubia A77. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya XLSMART dalam memperluas pemanfaatan teknologi 5G di Indonesia. Saat ini, jaringan 5G XLSMART telah menjangkau lebih dari 70 kota di Indonesia, termasuk sejumlah wilayah dengan cakupan 5G blanket coverage.
SMARTFREN berkolaborasi dengan nubia menghadirkan paket bundling smartphone nubia A77 5G dengan kuota 5G Unlimited selama dua tahun. Ditawarkan dengan harga Rp3.500.000, paket ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perangkat berteknologi 5G sekaligus layanan konektivitas yang mendukung berbagai aktivitas digital sehari-hari. nubia yang merupakan subbrand dari ZTE seolah menunjukkan kembali berseminya cinta lama (CLBK) dengan merek yang dulu menyokong program Andromax.
Meskipun SVP Product & GTM Smartfren XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo tidak secara tegas menyatakan akan menghidupkan kembali Andromax, namun bundling eksklusif dengan nubia ini bisa menjadi pertanda ada kemungkinan untuk menghidupkan kembali Andromax. Hal ini karena sesungguhnya Smartfren dan Andromax sudah menjadi identitas yang turut meningkatkan jumlah pengguna Smartfren di Indonesia terutama karena harganya yang sangat terjangkau. Lalu apakah benar Smartfren akan menghidupkan kembali Andromax? kita tunggu saja.