Indosat Catat Laba Bersih Rp 1,6 Triliun

Ditengah isu efisiensi, Indosat Ooredoo dalam laporannya berhasil mencatatkan laba bersih yang menggembirakan yaitu sebesar Rp 1,6 Triliun.  Hal ini menunjukkan kondisi Indosat Ooredoo yang sehat dan bahkan semakin sehat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dalam laporannya Indosat Ooredoo mencatatkan total pendapatan sebesar Rp26,1 triliun yang berarti tumbuh sebesar 12,9%. Indosat Ooredoo juga mencatatkan pendapatan Seluler tumbuh sebesar 14,7% menjadi sebesar Rp20,7 triliun, dan EBITDA mencapai Rp9,9 triliun, atau tumbuh kuat sebesar 51,6% YoY.

Catatan finansial yang terus membaik ini berkat tumbuhnya kepercayaan pelanggan terhadap Indosat Ooredoo.  Hal ini terlihat dari bertambahnya pelanggan seluler tumbuh sebesar 1,2 juta pelanggan menjadi 59,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2019.  Peningkatan jumlah pelanggan juga dibarengi dengan Average Revenue per User (ARPU) yang meningkat menjadi Rp27,9 ribu dari tahun sebelumnya sebesar Rp18,7 ribu, yang utamanya disebabkan oleh tingginya peningkatan trafik data sebesar 71,6% YoY.