Realme 7i “Sang Power Master”

Usai menggelontorkan seri C ke pasar ponsel Nasional, realme kini memperkenalkan seri 7 ke pasar ponsel Indonesia. Ada dua seri yang masuk ke Indonesia yaitu realme 7 dan realme 7i yang dibedakan oleh prosesor yang digunakan. Kami berkesempatan untuk mereview realme 7i yang menggunakan chipset Snapdragon 662. Dan seperti slogan yang diusungnya tentunya baterai yang besar bakal menunjang kinerja ponsel ini. Nah seperti apa ponsel kelas menengah dari realme ini, yuk ah simak ulasannya berikut.

Entah kenapa kami kok selaiu terkesima dengan desain bodi realme seri i. Beberapa waktu lalu ketika muncul realme 5i kami juga terkesima oleh desain bodi belakangnya yang doff dan berwarna hijau lengkap dengan guratan-guratan halus yang mengisi bodi belakangnya. Dan di seri 7i ini kami mendapatkan juga ponsel dengan warna hijau yang cakep. Mungkin Gadgetarian juga akan suka dengan warna hijaunya yang agak gelap dengan finishing glossy. Meski keren namun kami masih berharap ada versi doff kesukaan kami, haha.

Bodi belakang realme 7i seperti dipisahkan oleh dua bagian karena tepat di finger print terdapat garis pemisah melintang sehingga bagian bawah seolah memiliki finishing doff di dalamnya. Dan jika diperhatikan maka bagian belakang bodi realme 7i memiliki warna hijau dengan gradasi di bagian atas lebih gelap. Pantulan cahaya tinggi di bagian atas dan tekstur matte di bagian bawah membentuk kontras yang sangat tajam, tetapi kombinasi keseluruhan sangat harmonis dan seimbang, menghasilkan efek yang menarik.

Secara keseluruhan bodi belakang realme 7i memang keren dan mewah empat kamera dan satu LED flash light yang terkumpul dalam satu kotak di kiri atas memberikan kesan canggih. Sedangkan sekelilingnya yang juga berwarna hijau diguat doff sehingga memberikan perbedaan yang bagus bagi penampilan realme 7i. Sedangkan bagian samping dan bawah masih sama dengan ponsel lainnya karena ada port USB type C, speaker dan juga port 3,5mm. Dan bagian depan hanya diisi oleh kamera depan dengan desain infinity O di pojok kiri atas.

Layar realme 7i memiliki kecepatan refresh layar 90Hz Ultra Smooth dan kecepatan pengambilan sampel 120Hz dalam bentang 6.5 inci. Mampu menghasilkan 90 frame per detik, layar 90Hz memiliki kecepatan refresh 50% lebih tinggi jika dibandingkan dengan tampilan 60Hz konvensional. Hal ini menghasilkan pengalaman visual yang mulus dengan setiap gesekan layar. Dengan layar besar 6,5 inci dan rasio layar-ke-tubuh sebesar 90%, realme 7i dapat memberi Gadgetarian pengalaman visual yang menarik.

Realme 7i memiliki kamera dengan konfigurasi kamera belakang 64MP Ultra high-resolution wide-angle camera f/1.8, 6P lens 1/2”, 8MP Ultra wide-angle Lens FOV 119°, f/2.2, 5P lens, 2MP B&W Portrait Camera f/2.4, 3P lens, 2MP Macro lens 4cm focus, f/2.4, 3P lens. Sedangkan kamera depan memiliki sensor sebesar 16 MP. Gadgetarian akan melihat beberapa mode fotografi saat membuka kamera seperti mode malam, video, foto, potret dan 64 MP. Ada pula fitur lainnya seperti slo-mo, ultra macro, selang waktu, pemindai teks dan juga mode film yang memungkinkan Gadgetarian membuat video dalam mode manual.

Dengan konfigurasi seperti ini, hasil foto menggunakan kamera realme 7i sangat bervariasi dengan hasil yang tajam. Salah satu kameranya menggunakan lensa f/1.8 sehingga mampu mengambil banyak cahaya ketika subyek foto berada di area minim cahaya. Sehingga memotret buah jambu dalam kerimbunan daun tetap tajam dengan warna yang cerah. Fitur zoomingnya juga cukup lengkap hingga 5X zoom dan jika digunakan di luar ruangan atau tempat yang cukup cahaya akan menghasilkan gambar yang tetap tajam saat zooming hingga 5x.

Warna yang ditampilkan relame 7i pun memiliki kecerahan yang lebih kontras namun pas dan tidak berlebihan. Memotret hamparan rumput hijau atau taman akan menghasilkan foto dengan hamparan warna hijau yang menyenangkan. Hal ini berkat teknologi Chroma Boost yang mampu meningkatkan tingkat ketajaman warna. Fitur lainnya adalah ultra wide angle yang memungkinkan kita bisa memotret obyek dekat secara keseluruhan dalam satu frame. Gadgetarian dapat memotret pohon palm setinggi 4 meter di depan mata hanya dengan jarak satu meter tanpa membuat pohon palm menjadi bulat atau fish eye.

Mode kamera lainnya yang cukup lengkap adalah video. Gadgetarian bisa membuat video dengan kamera depan maupun belakang dengan nyaman apalagi ada fitur stabilizer yang bisa ditingkatkan hingga tingkat maksimal. Gadgetarian bisa ngevlog dengan leluasa tanpa kuatir video yang dihasilkan akan goyang meskipun digunakan sambil berjalan bahkan berlari. Realme memberikan fitur film pada pengambilan video sehingga Gadgetarian bisa berkreasi membuat video dengan mode manual. Gadgetarian bisa mengatur shutter speed, apperture, white balance dan juga ISO secara manual sesuai dengan keinginan.

Saat menggunakan video dengan stabilizer akan muncul notifikasi di layar dan kita bisa menggunakan stabilizer maximal dengan menggeser ikon Max di layar.

Usai membuat video, Gadgetarian bisa mengedit video yang sudah diambil dengan menambahkan teks maupun musik. Gadgetarian bisa menggunakan beberapa tema yang bisa dipilih sehingga video yang dibuat secara iseng bisa menjadi menarik layaknya video klip. Meskipun sederhana namun hasil editing video sangat bagus dan mudah pengoperasiannya meskipun oleh Gadgetarian yang belum terbiasa mengedit video sekalipun.

Hal lain yang dimaksimalkan oleh realme adalah penggunaan RAM sebesar 8GB pada realme 7i yang diharapkan mampu mendongkrak kinerja. Sedangkan chipset yang digunakan adalah Snapdragon SDM662 menggunakan proses 11nm, dengan struktur Kryo 260 di CPU dan Adreno 610 GPU. Tak ada kendala yang mengganggu sih saat digunakan untuk bermain game, sesuailah dengan segmen harganya. Kapasitas penyimpanan sebesar 128GB juga sangat cukup bagi Gadgetarian untuk menyimpan foto dan video tanpa memori tambahan.

Dengan chipset dan memori sebesar itu realme menyematkan slogan “Power Master” pada realme 7i. Ditambah lagi dengan kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 5000 mAh yang mampu memberikan waktu pemakaian ponsel untuk waktu yang cukup lama. Oh ya penggunaan 18W Quick Charge cukup baik dengan pengisian daya baterai yang cukup cepat.

Harga
Rp. 3.099.000

Kesimpulan
Realme 7i lebih banyak menawarkan kemampuan videografinya dengan fitur stabilizernya yang disematkan pada ponsel ini. Fitur kameranya pun cukup lengkap untuk ponsel harga Rp 3 jutaan ditambah dengan penampilannya yang menarik.

Spesifikasi:
Dimensi/Berat:
164.1mm x 75.5mm x 8.9mm/196.5g
Layar:
90Hz Ultra Smooth Display, 6,5”, 1600*720 HD+, 90% Screen-to-body ratio, Corning Gorilla Glass
OS:
Android 10, realme UI
Chipset:
Snapdragon 662, Kryo 260, Octa-core, Up to 2.0GHz, Adreno 610
Memori:
8GB RAM, 128GB ROM
Kamera:
64MP Ultra high-resolution wide-angle camera
f/1.8, 6P lens 1/2”
8MP Ultra wide-angle Lens FOV 119°, f/2.2, 5P lens
2MP B&W Portrait Camera f/2.4, 3P lens
2MP Macro lens 4cm focus, f/2.4, 3P lens
Video:
Support 1080P/30fps, 720P/30fps video recording
Baterai:
5000 mAh 18W Quick Charge

Hasil Foto realme 7i

Hasil Zoom dengan kamera realme 7i

wide angle dengan jarak 1,5m

Selfie dengan membelakangi matahari tak masalah karena gambar yang dihasilkan tetap cerah