Tom Hardy Sang Penyelamat Film


Pesawat luar angkasa jatuh di negara tetangga, Malaysia, dan ternyata pesawat itu membawa entitas asing berbentuk semacam oli yang ternyata merupakan symbiote. Di lain tempat, terdapat seorang jurnalis yang bekerja di stasiun televisi MSNBC bernama Eddie Brock (Tom Hardy) yang juga memiliki acara khusus berisi berita-berita eksklusif, The Eddie Brock Report. Di samping itu, Eddie juga memilik seorang kekasih bernama Anne Weying (Michelle Williams).

foto: istimewa

Suatu hari, Eddie mendapatkan tugas untuk mewawancarai Dr. Carlton Drake (Riz Ahmed) pemilik perusahaan Life Foundation. Sayangnya, wawancara tidak berlangsung dengan lancar karena Eddie mengacaukan wawancara tersebut. Eddie mencurigai Carlton melakukan sesuatu dengan symbiote tersebut. Dr. Dora Skirth (Jenny Slate) sebagai salah satu ilmuwan di Life Foundation mengundang Eddie untuk datang ke laboratorium dan melihat sendiri percobaan menyatukan symbiote dengan manusia. Ia pun melihat salah seorang yang dikenalnya ternyata ikut dijadikan kelinci percobaan dan bergegas menyelamatkannya. Sayangnya, symbiote itu pun ikut merasuki tubuh Eddie dan mengubahnya menjadi Venom.

Karakter Venom pertama kali muncul di Spiderman rilisan tahun 2007 yang diperankan oleh Topher Grace. Kini setelah 11 tahun berlalu, akhirnya Venom memiliki filmnya sendiri. Ruben Fleischer selaku sutradara tidak serta merta menjadikan Venom sebagai antihero yang menakutkan karena ia justru membuat karakter venom menjadi kompleks.

Foto: Istimewa

Sejujurnya, bukan tanpa alasan situs Rotten Tomatoes memberikannya rating hanya 30 persen karena memang Venom sangat lemah di skrip. Proses perkenalan karakter Eddie Brock di awal film yang memakan waktu nyaris satu jam terasa melelahkan dengan dialog-dialog yang kurang menggigit. Naskah yang dikerjakan keroyokan oleh Scott Rosenberg, Jeff Pinkner, dan Kelly Marcel sama sekali tidak memberikan sesuatu yang baru. Alhasil, paruh awal penceritaan, Venom sangat membosankan.
Unsur komedi yang dominan juga terkadang malah mengacaukan ritme pengisahannya sehingga Venom terasa amburadul di beberapa bagian. Untungnya, tidak semua hal buruk menjangkiti film ini karena sebagai sebuah film superhero (lebih tepatnya antihero), Venom juga memiliki beberapa adegan aksi yang menyenangkan meskipun di beberapa bagian, penggunaan efek CGI masih terasa kasar.

Bagian paling menarik dari film ini justru datang dari interaksi antara karakter Eddie dengan Venom. Tak disangka, ternyata sosok Venom juga bisa tampil humoris. Terbukti dengan dialog-dialog antara mereka berdua yang sangat menghibur. Inilah mungkin satu-satunya keunggulan dari Venom yang paling mencuri perhatian. Tom Hardy bermain sangat bagus di sini dan tidak berlebihan jika Tom Hardy lah penyelamat film ini. Entahlah jika karakter Eddie Brock dimainkan aktor lain atau seandainya Tom Hardy tidak bermain dengan baik di sini, mungkin Venom akan benar-benar hancur.

Sutradara: Ruben Fleischer
Genre: Aksi, Horor, Fiksi Ilmiah
Cast: Tom Hardy, Riz Ahmed, Michelle Williams, Jenny Slate

Share