Mau Beli Earphone Bebas Kabel dan Gangguan? Simak Tipsnya

Apple memulai tren earphone nirkabel, yang kita kenal sekarang dengan istilah TWS (true wireless stereo) earbud, dengan meluncurkan AirPods. Walau dahulu AirPods dicibir dan dikritik, kini TWS earbud ada di mana-mana, hampir semua pabrikan ponsel dan audio meluncurkan perangkat ini. Mulai dari yang harganya selangit sampai yang ramah kantong. Tetapi bagaimana dengan kualitas suaranya? Apakah mereka sebanding dengan harga yang ditawarkan?

Jika ada orang yang menganggap istilah “true wireless” sebagai jargon pemasaran, TPlus Magz setuju. Istilah TWS digunakan untuk menunjukkan bahwa peranti audio ini tidak mengusung kabel sama sekali. Ini untuk membedakan dengan earphone nirkabel namun masih menggunakan unsur kabel. Namun, terlepas Gadgetarian ingin menyebutnya sebagai earbud true wireless, nirkabel, atau free-wire, perangkat ini memberikan kenyamanan dan pengalaman baru dalam menyuguhkan hiburan audio.

TWS earbud yang bagus adalah yang lebih dari hanya sekadar bebas kabel dan audio yang apik, tetapi juga dapar menyuguhkan kinerja yang cepat, dan penggunaan yang praktis. Selain itu, daya tahan baterai juga tak boleh dilupakan, sangat disayangkan kalau TWS earbud hanya bisa aktif sebentar. Tambahan fitur anti-air juga dan noise cancellation juga bisa menjadi nilai lebih.

Menemukan earbud nirkabel yang bagus jadi hal rumit, terutama karena saat ini ada banyak produk bertebaran di pasar. Semua kembali ke Gadgetarian sebenarnya, mau mencari berdasarkan budget, merek, atau fitur, tinggal disesuaikan saja. Yang wajib adalah membaca ulasan TPlus Magz agar tidak tersesat saat berburu TWS earbud.

Selain kualitas audio yang aduhai, menurut TPlus ada beberapa poin lain yang mesti Gadgetarian pertimbangkan saat akan mencari perangkat ini. Poin-poin ini menyangkut pengalaman penggunaan dan fitur yang dapat membantu Gadgetarian menemukan perangkat yang pas untuk kebutuhan atau keinginan masing-masing.

Sistem kontrol
Jika Gadgetarian mendapati earbud dengan sistem kontrol yang rumit atau tidak nyaman digunakan, penngalaman mendengarkan musik bisa sangat terganggu, musik terhenti tanpa sengaja, atau tiba-tiba menghidupkan fitur lain saat kita hanya bermaksud menggeser earpiece. Masing-masing merek biasanya punya desain dan model sistem kontrol yang berbeda.

Kebanyakan TWS earbud sudah menggunakan tombol sentuh untuk memainkan musik, mengatur panggilan dan volume, serta navigasi menu. Jadi, ada baiknya Gadgetarian menjajal langsung terlebih dahulu soal pengoperasian earbud yang hendak diboyong, kalau enak dan sreg, langsung dimaharin.

Ketahanan baterai
Daya tahan baterai menjadi sorotan di perangkat ini. Maklum, karena perangkat ini diharapkan dapat menunjang aktivitas secara praktis. Kalau harus sering nemplok ke colokan listrik jadi kurang bagus ya. Menurut sejumlah komentar dari beberapa ulasan di dunia maya, idealnya TWS earbud memiliki daya tahan baterai minimal sekitar tiga jam saat digunakan nonstop. Kalau lebih lama tentu lebih baik. Jika di bawah itu, niscaya Gadgetarian bakal kian akrab dengan stop kontak.

Fitur pengisian daya
Selain daya tahan baterai, fitur pengisian daya juga bisa jadi pertimbangan. Beberapa earbud ada yang menggunakan fitur charging dengan kabel dan ada pula yang sudah wireless charging. Gadgetarian juga mesti perhatikan durasi pengisian baterai lebih cepat tentu lebih baik. Tidak ada batasan soal waktunya, dibandingkan saja, tapi kalau ada butuh waktu 12 jam untuk mengisi penuh baterai, tinggalkan saja.

Tahan air
Karena fungsinya yang banyak digunakan saat beraktivitas, banyak TWS earbud yang sudah didukung dengan bodi yang tahan air. Tapi, Gadgetarian mesti perhatikan sertifikasi IP yang diusung masing-masing produk karena setiap IP punya tingkat ketahanan yang berbeda, misalnya untuk IPX4 yang tahan terhadap keringat dan pecikan air tetapi tidak bisa dibilas atau dibawa berenang.