Plasmacluster Mampu Menonaktifkan Virus Covid-19

Udara bersih merupakan kebutuhan kita sehari-hari agar tetap bisa bernafas dengan baik. Udara yang baik tidak hanya udara yang bersih saja namun juga udara yang kaya ion.  Hal ini untuk memberikan kesegaran kepada sistem pernafasan kita.  Salah satu teknologi pemurnian udara yang terkenal adalah teknologi plasmacluster.  Teknologi ini mampu menghasilkan 100 ribu Ion yang mampu menonaktifkan banyak virus termasuk virus Covid-19.

Plasmacluster merupakan teknologi pemurnian udara dari Sharp yang sudah diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 2000.  Beberapa masa membuat teknologi Plasmacluster ini makin laris seperti saat terjadinya kebakaran hutan beberapa waktu lalu.  Saat pandemi Covid-19 ini, Plasmacluster juga kembali ngetren karena kemampuan plasmacluster menonaktifkan covid-19 di udara. Jika virus Covid-19 di permukaan akan terbunuh oleh sabun maupun alkohol sedangkan di udara, Covid-19 akan dinonaktifkan oleh ion yang berlimpah.

Dalam beberapa waktu belakangan terutama saat pandemi Covid-19 Sharp melaporkan pertumbuhan 3-5 kali lipat penjualan air purifier dan mampu dijual dengan jumlah 10 ribu unit.  Mengingat teknologi plasmacluster juga diimplementasikan tak hanya di air purifier namun juga di AC maupun lemari es maka penjualan AC dengan plasmacluster juga mengalami peningkatan di saat pandemi ini.

Secara global Sharp telah berhasil menjual lebih dari 80 juta perangkat atau produk yang menggunakan teknologi plasmacluster.  Hal ini membuktikan digemarinya teknologi pemurnian udara ini.  Di Indonesia penjualan perangkat yang menggunakan teknologi Plasmacluster yang sempat turun pada kuartal pertama 2020 ini mulai meningkat pada bulan Mei 2020 hingga sekarang.  Pihak Sharp optimis penjualan akan terus meningkat hingga pada akhir tahun ini.