PT. Indosat Tbk Catat Transaksi Terbesar di Asia

Sedikit demi sedikit para operator seluler Indonesia melepaskan kepemilikan menaranya guna mendapatkan dana segar.  Salah satunya adalah PT. Indosat Tbk. (“Indosat Ooredoo”) yang hari ini mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara AssetCo (“Edge Point Indonesia”) untuk lebih dari 4.200 menara telekomunikasi.

PT EPID Menara Assetco adalah anak perusahaan dari Edge Point Singapura di Indonesia, yang dimiliki sepenuhnya oleh Digital Colony, investor infrastruktur digital global terkemuka dengan pengalaman luas memiliki dan mengoperasikan menara seluler.  Indosat Ooredoo telah setuju untuk menjual menara dengan harga total USD 750 juta, termasuk penawaran tambahan, menjadikannya sebagai salah satu transaksi terbesar di Asia.

Penjualan ini akan memberikan suntikan dana segar bagi Indosat Ooredoo untuk meningkatkan belanja modal untuk peningkatan kinerja jaringannya.  Hal ini juga merupakan langkah yang baik mengingat dalam laporan tahunnan 2020 lalu Indosat Ooredoo masih membukukan rugi.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan: “Kesepakatan tersebut menandai penjualan ketiga dan terakhir dari aset portofolio menara berkualitas tinggi Indosat Ooredoo yang mendorong kami menuju model aset yang lebih ramping dan fokus yang lebih besar dalam menghadirkan layanan digital seluler yang luar biasa bagi pelanggan kami.”

Tampak pada gambar, President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (tengah) bersama para Director & Chief Indosat Ooredoo saat berfoto bersama seusai penandatanganan penjualan tower bersama Marc Ganzi, President and CEO of Digital Colony (atas-kanan), Suresh Sidhu, CEO of Edge Point (atas-tengah), dan Yan Raymond Jafri, CEO of Centratama (atas-kiri).

Start typing and press Enter to search