TMI Gelontorkan USD 40 juta di Sejumlah Startup

Modal merupakan salah satu instrumen yang diperlukan dalam mengembangkan usaha termasuk untuk sebuah startup.  Tak hanya modal, bimbingan serta arahan sangat diperlukan bagi sebuah startup terutama bagi startup yang baru terbentuk. Untuk itu diperlukan adanya sebuah perusahaan yang berfungsi sebagai penanam modal sekaligus pembimbing yang biasa disebut sebagai permodalan ventura.

Salah satu anak perusahaan Telkomsel yang bergerak di bidang permodalan ventura yaitu Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) memiliki pengalaman yang cukup baik sejak berdirinya tahun 2019 silam.  TMI memiliki komitmen untuk menyalurkan sebanyak USD40 juta untuk membantu mengembangkan startup di Indonesia.  Investasi yang akan diberikan mulai dari USD250 ribu hingga USD5 juta tergantung startup yang akan menerima bantuan dana.

Selama ini TMI memberikan dukungan bukan dalam bentuk investasi modal semata, melainkan juga memperkuat synergy value melalui pemanfaatan keunggulan aset yang dimiliki Telkomsel serta mengutamakan kolaborasi jangka panjang dengan para pelaku startup dalam menghadirkan solusi terdepan yang memberikan manfaat sosial digital bagi setiap lapisan masyarakat secara lebih luas.  Karenanya TMI secara khusus berharap suatu saat dirinya dapat Go Global dan menjadi perusahaan dunia kata Direktur Utama TMI Marlin R. Siahaan.

Hingga kini TMI fokus mengembangkan investasi pada solusi masa depan bagi masyarakat, yang berfokus pada sektor perdagangan dan periklanan, media dan hiburan, connecting device dan hardware, data dan analisis, serta jaringan dan infrastruktur.  Dengan memanfaatkan sumber daya Telkomsel, TMI telah mampu mengakselerasi pertumbuhan startup di sektor-sektor tersebut.  Beberapa startup diantaranya adalah Kredivo, PrivyID, Qlue, Halodoc, Tanihub, Tada, SiCepat, dan Inspigo.

Start typing and press Enter to search