Connect with us

Product Info

Canon EOS RP

Published

on

Setelah hadirnya EOS R dan mendapat sambutan yang cukup baik dari para penggemar fotografi di indonesia, Datascrip sebagai distributor tunggal merek Canon di Indonesia kemudian memasukkan EOS RP.  Kamera mirrorless full frame ini merupakan versi lowend EOS R yang tentunya ada beberapa perbedaan dengan spesifikasi EOS R. Berikut adalah ulasan tentang Canon EOS RP selengkapnya.

EOS RP memiliki bodi yang mirip dengan EOS R namun beberapa tombol atau shortcut yang ada di EOS R tak nampak lagi di EOS RP.   Ukuran EOS RP juga lebih kecil dibanding dengan EOS R. Bodinya yang ramping membuat hand grip yang berisi baterai dan slot SD Card menjadi makin menonjol.  Hal ini membuat tangan maupun jari jemari mampu dengan mantap dan nyaman saat memegang kamera. Namun akan sedikit kurang nyaman untuk memegang kamera jika Gadgetarian menggunakan lensa lebar. Secara umum bodi EOS RP yang ramping dan ringan membuatnya nyaman saat dibawa mondar-mandir untuk hunting foto.

Perbedaan yang jelas terlihat dibanding dengan EOS R adalah ketiadaan layar LCD monochrome atau control panel display pada pundak kamera.  Terdapat dial mode yang bersebelahan dengan ring button untuk pengaturan speed. Jarak antar tombol mudah dijangkau oleh jari terutama jempol dan telunjuk yang biasanya digunakan untuk operasional shutter.   Controler ring yang terletak di dekat tombol shutter pun mudah dalam pengoperasiannya dengan telunjuk bahkan saat membidik sekalipun.

Komponen utama lainnya yang ada pada bodi EOS RP adalah EVF yang memiliki resolusi 2,360,000 piksel.  EVF EOS RP ini nampak lebih mungil dibanding dengan EOS R yang nampak lebih menonjol. Warna dan kecerahan yang ditampilkan pada EVF juga cukup baik dan tak membuat mata lelah karena membidik terlalu lama untuk mencari momen yang tepat untuk menekan tombol shutter. Sedangkan jika Gadgetarian terbiasa menggunakan layar display pun akan merasa nyaman karena ukurannya yang besar dan jernih.  Belum lagi sistem fully articulated pada touchscreen displaynya yang juga menjadi ciri khas Canon membuat memotret dari berbagai angle menjadi lebih mudah.

Kamera yang bodi onlynya dijual seharga Rp22,770,000 ini juga memiliki port yang lengkap di bodi samping.  Disini terkumpul beberapa port penting seperti port HDMI, mic, headphone bahkan USB type C. Dengan port yang lengkap ini membuat Gadgetarian bisa menggunakan Canon EOS RP untuk memotret dan juga untuk merekam video.  Port mic yang tersedia bisa digunakan untuk eksternal microphone. Sedangkan di bagian belakangnya dihiasi dengan beraneka tombol yang jumlahnya tak begitu banyak. Yang nampak menonjol adalah four way controller, info, display, tombol AF, zoom preview, serta trash.

Canon EOS RP sesungguhnya cukup baik dalam mencari fokus terutama untuk subyek yang bergerak.  Namun ketika kami coba untuk menggunakan continuous shutter, terdapat sedikit jeda. Hal ini karena kecepatan continuous shutter EOS RP adalah 5.0 fps yang tergolong rendah. Hal ini mengingat saudaranya yaitu EOS m50 memiliki kecepatan continuous sebesar 9 fps.   Jika gadgetarian ingin menggunakan continuous shutter pastikan gadgetarian menggunakan SD Card dengan kecepatan tinggi karena penggunaan SD card dengan kecepatan baca yang rendah juga memungkinkan terjadinya jeda saat penggunaan continuous shutter ini.

Sebagai kamera full frame kelas entry level, EOS RP memang kurang bisa menyaingi ketajaman hasil foto jepretan EOS R yang lebih tajam. Namun EOS RP yang memiliki resolusi maksimum sebesar 6240 X 4160 piksel cukup baik kualitas gambarnya.  Yang cukup bisa diandalkan dari kamera ini adalah kemampuan autofokusnya yang baik terutama dalam hal mengunci titik fokus pada mata. Fokus kamera ini mampu terus mengikuti kemanapun subjek bergerak sesuai dengan pergerakan mata. Sehingga ketika kami mencoba untuk mengabadikan konser gigi beberapa waktu lalu, tingkah Armand Maulana yang berlarian kesana kemari dapat terus diikuti oleh fokus dari kamera ini.

Satu hal yang menjadi kekurangan dari kamera ini adalah konsumsi baterai yang cukup boros.  Karena ketika baterai sedang penuh dan kami gunakan untuk memotret secara terus menerus baterai habis hanya dalam waktu 4 jam. Namun jika digunakan dalam kondisi biasa-biasa saja kemungkinan srp akan mampu bertahan hingga 6 atau 7 jam.  Jika gadgetarian adalah seorang wartawan yang sedang bertugas di lapangan dan ingin memotret kejadian secara terus-menerus maka tidak dianjurkan untuk membawa EOS RP atau Jika perlu gunakan atau siapkan baterai cadangan agar tidak kehabisan baterai.

Spesifikasi
Dimensi/berat:
133 x 85 x 70 mm/485gr
Sensor:
Resolusi maksimum 6240 x 4160, 26MP, Full Frame CMOS Sensor, Prosesor DIGIC 8
ISO:
Auto, 100-40000 (expands to 50-102400)
File Format:
JPEG, Raw (14-bit Canon CR3), C-Raw (Canon original)
Layar:
3” Fully articulated LCD, resolusi 1,040,000 dots, 2,360,000 dots electronic view finder
Fitur:
30 detik Minimum shutter speed, 1/4000 Maximum shutter speed, 5.0 fps Continuous drive
Video:
format MPEG-4, H.264, 3840 x 2160 @ 24p / 120 Mbps, MOV, H.264, Linear PCM, microphone stereo
Penyimpanan:
SD/SDHC/SDXC card (UHS-II supported)

Harga:
(Bodi) Rp22,770,000
(RF24-105mm f/4L IS USM) Rp40,293,000

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *