realme Buds Air 2 Neo “ANC yang Bikin Kualitas Suara Makin Kece”

Konon katanya kenikmatan ketika mendengarkan musik tanpa gangguan berasal dari kualitas earphone yang digunakannya. Semakin apik earphone-nya maka mendengarkan musik akan semakin asyik. Sejak pertama kali perangkat earphone/headphone ditemukan, keegoisan manusia kala mendengarkan musik semakin menjadi-jadi karena siapa sih yang tidak suka indera pendengaran disuguhkan dentuman musik tanpa perlu mengganggu sekitar. Untuk itulah realme merilis Buds Air 2 Neo yang hadir dengan teknologi Active Noise Cancellation (ANC) untuk menghadirkan sensasi menikmati musik tanpa gangguan.

Desain Buds Air 2 Neo terlihat imut dengan bentuk bulat tak sempurna serta dihiasi desain batu permata yang realme sebut “Gleaming mirror design” sehingga refleksi diri sendiri bisa terlihat. Bisa tuh dijadikan cermin dadakan untuk merapikan rambut meskipun tetap harus menyipitkan mata untuk melihat dengan jelas. Kontak pengisi dayanya terdapat di bagian belakang. Selain itu, ketiadaan tangkai menjadikan penggunaannya lebih nyaman dan tentunya terlihat stylish.

Sementara untuk charging case-nya, bentuknya sama imutnya seperti earbud-nya dengan desain minimalis yang hanya menampilkan logo realme di atasnya dan indikator lampu di depan serta port USB Type-C di bagian belakang untuk mengisi daya. Indikator lampunya akan berwarna merah jika kapasitas batere di charging case-nya kurang dari 20% dan berwarna hijau jika di atas 20%. Ketika dibuka barulah terlihat tempat untuk meletakkan earbud sekaligus untuk mengisi daya dengan menggunakan mekanisme magnetik, dan tombol multifungsi.

Untuk menyalakan earbud dan melakukan pairing, letakkan earbud di charging case lalu tekan dan tahan tombol multifungsi selama tiga detik. Tunggu hingga lampu indikator menampilkan warna hijau dan berkedip. Setelah itu cari realme Buds Air 2 Neo di daftar Bluetooth untuk melakukan pairing. Prosesnya mudah, termasuk saat kami melakukan pairing di laptop. Hanya saja sewaktu pairing pertama kali dan dicoba untuk memutar musik, earbud tidak merespon. Setelah di-pairing untuk kedua kalinya, barulah realme Buds Air 2 Neo mulai mengeluarkan suara musik dengan kualitas audio yang baik. Justru lebih mudah melakukan pairing di laptop.

Ketika earbud mulai aktif, barulah kami mencoba fungsi sentuhnya yang oleh realme diberi nama Intelligent Touch Control dengan responsivitas sentuhan yang cukup gesit. Misalnya, kami hanya perlu melakukan tap dua kali pada area mirror atau area sentuh di earbud-nya untuk memutar atau mematikan musik, atau tap tiga kali untuk beralih ke lagu berikutnya. Pengaturan gestur earbud-nya bisa diubah menggunakan aplikasi realme Link yang untuk saat ini hanya tersedia di Google Play Store saja.Nah, kalau untuk beralih antara mode Active Noise Cancellation (ANC) dan mode transparency, tekan dan tahan di kedua earbud selama dua detik, dan ini menjadi bagian yang akan kami bahas.

Teknologi Active Noise Cancellation (ANC) merupakan teknologi yang difungsikan untuk meredam suara-suara bising di sekitar dengan tingkatan kekuatan peredaman suara hingga 25dB sehingga kualitas suara yang dikeluarkan earphone akan lebih maksimal. Sementara transparency mode akan menguatkan suara di sekitar sehingga tidak perlu melepaskan earphone ketika ada yang mengajak berbicara atau supaya lebih awas dengan keadaan sekitar.

Sewaktu kami mencoba mode ANC dan transparency secara bergantian dalam kondisi musik di-pause, memang terasa sekali perbedaan peredaman suara bising di sekitar. Ketika mode ANC diaktifkan, lubang telinga seolah-olah tersumbat sehingga suara di sekitar, seperti orang mengobrol, suara motor lewat, atau suara kipas angin diredam meskipun tidak pernah benar-benar sampai level tidak terdengar sama sekali. Masih kedengaran cuma sayup-sayup. Sedangkan ketika pindah ke transparency mode, earbud langsung menguatkan suara di sekitar sehingga suara-suara yang kami sebutkan tadi langsung terdengar kencang. Hal berbeda justru kami rasakan sewaktu kami mencoba mode ANC dan transparency sambil memutar musik.

Sewaktu kami mencoba memutar musik pop santai yang easy listening dengan volume sedang, perubahan dari mode ANC ke transparency atau sebaliknya tidak terlalu terasa. Mode ANC mungkin masih bisa meredam suara di sekitar, namun mode transparency nyaris tanpa guna karena suara di sekitar tidak terlalu terdengar juga. Ini sangat berkaitan dengan setelan volumenya. Ketika volume disetel sedang, mode transparency tidak bekerja terlalu baik karena suara di sekitar atau ketika ada yang ngajak ngobrol tidak terlalu terdengar. Tertelan suara musiknya. Jadi akan lebih baik jika volume disetel tidak terlalu kencang.

Selain itu, kendala juga muncul ketika digunakan untuk menerima panggilan telepon. Ketika dicoba untuk menerima panggilan telepon, fungsi gestur di earbud tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Di buku manual tertera jika tap/sentuh dua kali selain bisa untuk memainkan/menghentikan musik juga bisa digunakan untuk mengangkat/menutup panggilan telepon. Sayangnya ketika kami coba malah tidak bisa. Kami cari melalui pengaturan gestur di aplikasi realme Link, tidak ada opsi untuk mengangkat telepon menggunakan gestur sentuh/tap dua kali. Yang ada hanya opsi Jawab Otomatis dengan cara mengeluarkan earbud dari charging case untuk mengangkat panggilan telepon. Akhirnya kami mengangkat telepon langsung dari smartphone.

Untungnya kualitas suara yang dikeluarkan, baik itu dari si penelepon atau lawan bicaranya saat tengah berbincang terhitung cukup baik. Fungsi dari mode ANC ataupun transparency bekerja dengan cukup mulus. Saat mode ANC diaktifkan, suara latar langsung direduksi sehingga suara si penelepon bisa terdengar jelas. Begitu juga ketika mode transparency diaktifkan, suara latar langsung terdengar namun suara si penelepon juga tetap terdengar meskipun masih sedikit tertutup suara latar.

Lalu bagaimana dengan kualitas suaranya ketika memutar musik? Untuk yang ini, realme Buds Air 2 Neo tidak mengecewakan. Kualitas suara yang dihasilkan terhitung bagus. Ketika mode Bass Boost+ diaktifkan, dentuman bass-nya terasa cukup meyakinkan walaupun ini tergantung dari jenis musik yang dimainkan. Hal serupa juga terasa ketika mengunakan mode Dinamis, dan Terang. Kualitas suara tetap terjaga walaupun kami lebih memilih menggunakan Bass Boost+ karena dentumannya itu yang kami cari. Ini lebih ke selera sebenarnya. Kualitas suaranya yang oke berkat digunakannya 10mm Dynamic Bass Boost Driver. Bahkan untuk Gadgetarian yang gemar nge-game, tersedia mode Game yang memiliki latensi super rendah sebesar 88ms sehingga latensi bisa direduksi hingga 35%.

Sekarang bagaimana dengan kemampuan daya baterenya? realme Buds Air 2 Neo dibekali total batere berdaya 480mAh dengan rincian masing-masing earbud memiliki daya batere 40mAh dan casing pengisi daya 400mAh. Ketika kami mencobanya untuk menonton film berdurasi sekitar dua jam, mendengarkan musik satu jam, dan kembali menonton film berdurasi nyaris dua jam, kapasitas daya batere dari earbud masih menyisakan 10% setelah digunakan total hampir lima jam penggunaan. Itupun sambil tetap mengaktifkan mode ANC.

Kemampuan untuk menghemat dayanya juga bekerja optimal berkat dibenamkannya realme R2 Intelligent Noise Cancellation chip yang selain mampu meredam suara bising juga mampu menghemat daya dan memiliki konektivitas yang cukup stabil. Kami bilang cukup stabil karena ketika dipasangkan dengan smartphone dan laptop, hasilnya cukup berbeda. Konektivitas saat dipasangkan dengan smartphone terhitung stabil. Suara musik tetap lancar tanpa tersendat-sendat bahkan ketika kami menjauh dari smartphone dalam jarak beberapa meter. Sayangnya, ketika dipasangkan dengan laptop, saat kami pindah ke ruangan lain suara musik langsung tersendat-sendat.

Kembali ke masalah daya, untuk mengetahui berapa kapasitas daya batere yang tersisa dari kedua earbud sekaligus charging case-nya bisa dilihat di aplikasi realme Link. Untuk charging case-nya, ketika lampu indikator berwarna merah maka itu berarti kapasitas daya di bawah 20%. Saat tengah mengisi daya charging case, lampu indikator akan berkedip dan ketika lampu indikator terus menyala, itu tandanya daya batere sudah terisi penuh. Untuk mengisi daya batere charging case gunakan kabel USB Type-C yang telah disiapkan dalam paket penjualan, sedangkan untuk mengisi daya batere earbud cukup masukkan earbud ke dalam charging case dan tutup, maka pengisian daya otomatis berjalan.

Untuk mengisi daya kedua earbud dari kondisi 10% hingga 100% membutuhkan waktu kurang dari satu jam berkat disematkannya fitur pengisian daya cepat. Sementara waktu yang diperlukan untuk mengisi daya charging case mulai dari 10% hingga 100% memerlukan waktu hampir dua jam dan mampu bertahan selama kira-kira seharian (tergantung penggunaan). Oh iya, realme Buds Air 2 Neo juga telah mengantongi sertifikasi IPX5 yang menjadikannya tahan cipratan air.

Desain: 5/5

Kualitas suara: 4/5

Performa: 3/5

Pengisian daya: 5/5

Harga

Rp 499.000

Product facts

–          Fitur ANC yang bekerja dengan baik

–          Fitur Intelligent Touch Control yang cukup responsif dan memudahkan penggunaan

–          Desain earbud dan charging case yang imut

–          Terdapat pengisian daya cepat

–          Harga terjangkau

 

Spesifikasi

Chipset:

realme R2 Intelligent Noise Cancellation

Fitur:

Active Noise Cancellation (ANC), Transparency Mode, Intelligent Touch Control, 10mm Dynamic Bass Boost Driver

Konektivitas:

Bluetooth 5.2, USB Type-C

Batere:

480mAh dengan rincian satu earbud 40mAh + casing pengisi daya 400mAh, total 40 + 40 + 400 = 480mAh

Start typing and press Enter to search