Connect with us

News

Hadirnya nubia Neo 5G Bukti Keseriusan ZTE di Indonesia?

Published

on

Sudah bukan rahasia lagi jika ZTE seperti ragu-ragu dalam mengarungi pasar smartphone Indonesia setelah beberapa tahun belakangan seperti maju-mundur karena tidak konsisten menghadirkan produk baru ke Indonesia.  Sempat menghadirkan beberapa produk baru setahun lalu, dan kini baru menghadirkan produk baru.  Hanya menghadirkan tiga produk dalam setahun cukup menggambarkan keragu-raguan bagi ZTE dan hal ini sangat tidak bagus serta memberikan kesan buruk kepada masyarakat.

ZTE yang sangat kurang populer di pasar smartphone Indonesia harus konsisten menghadirkan produk baru untuk meingkatkan kepopulerannya.  Hal ini sangat jauh berbeda dengan penguasa pasar smartphone Indonesia yang menghadirkan lebih dari 10 produk dalam setahun.  Namun di semester kedua 2023 ini, ZTE nampaknya “agak” serius dengan menghadirkan smartphone gaming yang masuk kategori flagship dan highend.  Usai menghadirkan REDMAGIC 8S Pro, September mendatang ZTE juga berencana akan menghadirkan nubia Neo 5G.

Baca juga: Usai Entry Level, ZTE Tergoda Masuk Ke Pasar Flagship

Kehadiran ZTE nubia Neo 5G di jajaran gaming phone diharapkan tidak sekadar meramaikan, namun turut memberikan energi baru bagi para gaming enthusiast di Indonesia. Gaming phone ini mendukung konektivitas 5G dengan kecepatan tinggi yang memberikan pengalaman gaming lebih optimal. Selain itu, ZTE Nubia Neo 5G turut dibekali prosesor Unisoc T820 6nm octa-core 5G dengan clock speed 2,7GHz, serta teknologi multi-layer heat dispassion system membuat suhu tetap terkendali walau digunakan untuk bermain game secara intensif.  

Ponsel ini dibekali RAM 8GB yang bisa ditambah memori virtual sebesar 8GB, sehingga total menjadi 16GB, serta dukungan baterai 4500mAh dengan teknologi smart power saving dan pengisi daya cepat 22,5 watt.  nubia Neo 5G memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 256GB, serta audio dengan teknologi DTS:X Ultra.   nubia Neo 5G didesain dengan back cover yang unik dengan tema, wallpaper, animasi power-on, hingga nada dering yang dapat dipersonalisasi untuk menonjolkan kepribadian penggunanya menjadi upaya ZTE untuk menarik pengguna di kalangan anak muda. 

Kehadiran dua smartphone gaming ke Indonesia diharapkan menjadi bukti keseriusan ZTE dalam menggarap pasar smartphone Indonesia yang tidak mudah.  Pasalnya ZTE harus memikirkan TKDN yang selama ini jadi momok bagi ZTE dalam mengarungi pasar smartphone Indonesia.  Lalu apakah kali ini ZTE serius?