Vivo V17 Pro “Dual Popup Camera Jadi Andalannya”

Usai mengeluarkan dua ponsel kelas menengahnya yaitu S1 dan Z1 Pro, Vivo langsung tancap gas dengan menghadirkan V17 Pro sebagai generasi penerus V15. Banyak yang sama namun banyak juga yang beda antara V17 Pro dengan V15 Pro. Salah satu kesamaannya adalah masih sama-sama menggunakan pop up camera. Dan perbedaannya adalah karena kini V17 Pro menggunakan empat kamera dengan sensor besar. Secara keseluruhan V17 Pro menarik, dan ponsel yang diluncurkan pada 23 September ini memiliki banyak keunggulan. Seperti apa sih ponsel jagoan Vivo ini, yuk simak ulasannya.

Entah hanya perasaan saja atau memang benar, tapi V17 Pro terasa lebih ringkas dibanding V15 Pro. Hal ini terasa saat menggenggamnya dan sekujur bodi belakangnya yang glossy tak membuat V17 Pro menjadi licin. Bodi belakang V17 Pro hanya dihiasi oleh jajaran empat kamera yang tersusun simetris secara vertikal dengan satu LED flash light diantara kamera. Selebihnya hanya ada logo type VIVO. Sementara sekelilingnya tak ada yang istimewa karena terse oleh tombol volume, power, port USB type C, tombol Google assistant, speaker serta lubang 3,5mm untuk headset. Oh ya pop-up camera yang hadir di V15 Pro juga hadir di V17 Pro namun dengan perwajahan yang berbeda.

V17 Pro memiliki pop up camera yang lebih besar dibanding V15 karena kini V17 Pro menggunakan dual camera pada kamera depannya. Sehingga pop-up cameranya memiliki dimensi yang lebih dari dua kali dimensi pop up camera V15. Kehadiran kamera depan dengan dual camera ini membuat V17 Pro total memiliki 6 kamera. Mekanis pop up camera V17 Pro cukup responsif juga lembut dan kuat karena menurut pihak Vivo, pop up camera V17 Pro bisa tahan selama 10 tahun jika dalam sehari digunakan sebanyak 15 kali selfie atau lebih dari lima puluh ribu kali buka tutup kamera depan. Dan yang tidak nampak adalah disematkannya LED flash light diantara dua kamera depan, LED flash light ini tak kelihatan jika kita tak mengaktifkannya.

Kotak kemasan Vivo V17 Pro tampil elegan dengan warna hitam legam dengan silhoute logo Vivo dan gambar bentuk V17 Pro. Dalam kotak Vivo V17 Pro terdapat charger lengkap, headset dan tidak lupa casing yang bisa melindungi V17 Pro dari lecet. Bentuk casingnya mirip dengan casing yang dimiliki V15 Pro hanya saja lubang untuk pop up cameranya lebih lebar. Berbicara soal casing, V17 Pro ternyata agak susah dilepas sehingga membutuhkan teknik khusus untuk membukanya.

Dalam menunjang kinerjanya Vivo V17 Pro menggunakan Qualcomm SDM675 Snapdragon 675 (11 nm) yang ditopang oleh CPU Octa-core (2×2.0 GHz Kryo 460 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 460 Silver). Meski secara spesifikasi masih dibawah Z1 Pro yang menggunakan Qualcomm SDM712 Snapdragon 712 (10 nm) dan CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 360 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 360 Silver) namun V17 Pro masih bagus untuk main game kelas berat. Hal ini karena V17 Pro ditopang oleh RAM sebesar 8GB yang lebih dari cukup untuk multitasking. Apalagi ROM yang digunakan juga sudah sangat besar yaitu 128GB. Saat di tes menggunakan AnTuTu Benchmark, Vivo V17 Pro memperoleh skor 173763. Skor yang diperoleh V17 Pro ini masih dibawah Z1 Pro yang memiliki skor sebanyak 183644.

Kamera utama V17 Pro terdiri dari 48 MP dengan apperture sebesar f/1.8 serta lensa 26mm wide. Kamera kedua memiliki resolusi 8 MP dengan apperture f/2.2 dengan lensa 13mm ultrawide. Kamera ketiga berkekuatan 13 MP yang juga disiapkan untuk telephoto dengan 2x optical zoom. Dan yang terakhir adalah kamera berkekuatan 2 MP dengan apperture f/2.4, 1/5″, 1.75µm, dengan depth sensor untuk mendapatkan hasil bokeh yang baik. Sedangkan dua kamera depan V17 Pro nampaknya didedikasikan untuk wide angle karena menggunakan lensa beresolusi 32 MP, f/2.0, wide. Sedangkan lensa keduanya beresolusi 8 MP dengan ukuran lensa 17mm untuk ultrawide.

Fitur fotografi yang disediakan pada V17 Pro cukup lengkap namun yang menjadi jualan utama ponsel ini adalah super wide angle pada kamera depannya serta super macro. Jika Gadgetarian masuk ke kamera, akan nampak beberapa pilihan fitur fotografi yang terbilang sederhana karena ada mode malam, potter, ambil foto, video dan lainnya. Namun jika Gadgetarian masuk ke mode lainnya akan nampak beberapa mode yang bisa dipilih seperti mode 48MP, Panorama, Live photo, Gerak lambat, fotografi selang waktu, mode profesional, swafoto imut dengan AR, pengenal gambar dan PPT. Sedangkan untuk videonya V17 Pro sudah memiliki fitur perekaman video beresolusi 4K.

https://youtu.be/zJKYiRW5IGs

Secara keseluruhan foto yang dihasilkan V17 Pro bagus dengan hasil warna yang cerah terutama saat subyek diterangi dengan cahaya lampu pijar dan warna warni. Warna yang dihasilkan oleh V17 Pro nampaknya lebih vivid atau kontras dibanding pendahulunya. Namun saat mengambil gambar dengan mode auto posisi kamera bisa menentukan warna karena jika sudutnya terlalu landai maka warnanya akan sedikit berubah dan makin mendekati warna aslinya jika makin tegak lurus dengan subyek foto. Beberapa fitur fotografinya cukup baik seperti macro yang mampu mengambil gambar dengan jarak maksimal 4cm dari subyek. Fitur bokeh yang ada pada ponsel ini juga bagus dengan pengaturan keburaman yang cukup lebar.

Baterai yang disandang V17 Pro memang tak sebesar Z1 Pro karena V17 Pro memiliki baterai yang berkapasitas 4100 mAh. Namun ponsel ini menyediakan fast charging yang mampu mengisi daya dengan cepat. Saat kami coba mengisi dengan kondisi baterai hanya 5%, dalam waktu satu jam baterai terisi 60%. Dengan kondisi baterai yang terisi sebanyak 60% ini Gadgetarian bisa menggunakan ponsel ini seharian.

Kesimpulan
V17 Pro memiliki harga yang cukup mahal dibanding ponsel sekelasnya. Namun dual pop-up camera yang dimilikinya menjadi nilai tambah yang menarik. Secara keseluruhan, kinerja dan kemampuan kameranya cukup baik dengan kualitas perekaman video 4K.

Desain 4
Kenerja 3
Fitur 3
Harga 3

Plus
• Desain kamera depan menarik
• Pengisian daya cepat
• Kualitas video 4K

Minus
• Harga cukup mahal

Harga
Rp 5.699.000

Spesifikasi
Dimensi/berat:
159 x 74.7 x 9.8 mm/201.8 g
Layar:
6,44”, Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors, 1080 x 2400 pixels, rasio 20:9
Platform:
Qualcomm SDM675 Snapdragon 675 (11 nm), Octa-core (2×2.0 GHz Kryo 460 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 460 Silver)
Memori:
8GB RAM, 128GB ROM
Kamera belakang:
48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4″, 1.12µm
13 MP, (telephoto), PDAF, 2x optical zoom
2 MP, f/2.4, 1/5″, 1.75µm, depth sensor
Kamera depan:
32 MP, f/2.0, (wide)
8 MP, 17mm (ultrawide)
Video:
1080p@30fps,4K
Baterai:
Non-removable Li-Po 4100 mAh